Home
Login.
Artikelilmiahs
12102
Update
SARAH KHOLIFAH
NIM
Judul Artikel
Persepsi Petani Baby Buncis terhadap Kemitraan dengan PT. Bumi Sari Lestari Kabupaten Temanggung
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Buncis merupakan salah satu tanaman hortikultura yang berperan penting karena dapat meningkatkan pendapatan. Potensi nilai ekonomi-sosialnya cukup tinggi bagi peningkatan ekonomi rumah tangga dan negara, penyediaan pangan bergizi bagi penduduk, dan berdaya guna untuk mempertahankan (melestarikan) kesuburan tanah, serta dapat dijadikan komoditas ekspor. Baby buncis merupakan komoditas ekspor dengan permintaan yang tinggi yaitu mencapai 1-2 ton per hari. Permasalahan yang dihadapi oleh petani buncis antara lain fluktasi harga, harga jual hasil produksi, minimnya teknologi dan kesulitan akan akses pasar yang lebih luas dalam menyalurkan hasil panen, sedangkan permasalahan yang dialami oleh perusahaan adalah pemenuhan pasokan yang harus selalu tersedia dengan kualitas dan kuantitas buncis yang baik. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan menjalin kemitraan antara petani dengan perusahaan. PT. Bumi Sari Lestari merupakan perusahaan eksportir terbesar di Jawa Tengah yang bermitra dengan petani untuk mengusahakan berbagai jenis tanaman hortikultura, salah satunya baby buncis. Kemitraan yang terjalin antara perusahaan dengan petani menimbulkan persepsi yang bermacam-macam dari petani. Tujuan penelitian adalah mengetahui persepsi petani terhadap kemitraan dengan PT. Bumi Sari Lestari, dan mengetahui hubungan faktor yang mempengaruhi persepsi petani terhadap kemitraan dengan PT. Bumi Sari Lestari. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. Pelaksanaan penelitian dan pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 13 April 2015 sampai 1 Mei 2015. Metode penelitian yang digunakan adalah sensus dengan jumlah petani baby buncis yang menjadi responden dalam penelitian sebesar 35 petani. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan studi pustaka. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis persepsi menggunakan metode Likert Summated Ratings (LSR), Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap kemitraan baby buncis dengan PT. Bumi Sari Lestari berdasarkan pengukuran skala Likert’s dapat dikategorikan sebagai persepsi yang baik, dan terdapat hubungan yang signifikan antara lingkungan ekonomi (X7) dengan persepsi terhadap tujuan kemitraan. Pendidikan formal (X1), umur (X2), pendapatan (X3), lingkungan ekonomi (X7) memiliki hubungan yang signifikan dengan persepsi terhadap pelaksanaan kemitraan dan terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan formal (X1), dan lingkungan ekonomi (X7) dengan persepsi terhadap manfaat kemitraan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
French Bean is one of the horticultural plants that manage to increase the farmer’s income. The socio-economic value of french bean is quite high in improving the country’s and household’s economy, providing a healthy food for citizen, preserving the land fertility, and becoming the export commodity. Baby french bean is the highest demand of export commodity, that is around 1-2 ton every day. However, the farmer and company face some issues regarding to baby French bean, the famer’s issues are the price fluctuation, the crops selling price, the limited of technology, and the difficulty of accessing the larger market in distributing the crops. Meanwhile, the issue that is faced by company is the supply fulfillment which must be available all the time in good quality and quantity condition. These issues could be solved by binding partnership between farmer and company. Bumi Sari Lestari Co. is the largest of exporter company in Central Java, and it binds partnership with farmers to reproduce various kinds of horticultural plants including baby french bean. The tie of partnership which is formed between farmer and company raises various perceptions from the farmer. Therefore, the purposes of this research are to identify the farmer’s perception of binding partnership with Bumi Sari Lestari Co and to describe the factors relationship that influence farmer’s perception of binding partnership with Bumi Sari Lestari Co. This research was conducted on April 13, 2015 until May 1, 2015 at Kaliangkrik District, Magelang, Central Java. The researcher applies the census method to conduct the research, and there were thirty-five baby french bean farmers who are chosen to be the respondents of this research. Furthermore, the technique of collecting data has been done by observing, interviewing, and doing documentation. The data will be analyzed by applying Likert Summated Ratings (LSR) and Rank Spearman Correlation theories. The result of the research shows several things that are farmer’s perception of baby French bean partnership with Bumi Sari Lestari Co. measured on the Likert’s scale can be categorized as good perception, and there is a significant relationship between economic environment (X7) with farmer’s perception towards the purpose of partnership. The formal education (X1), age (X2), and economic environment (X7) have a significant relationship with farmer’s perception of the implementation of partnership, and there is also a significant correlation between formal education (X1), and economic environment (X7) with farmer’s perception of the benefit of partnership.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save