Home
Login.
Artikelilmiahs
12083
Update
MIFTA NUR AFIFAH
NIM
Judul Artikel
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEREMPUAN SEBAGAI KORBAN POLIGAMI (Suatu Tinjauan Yuridis Terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan).
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi dari banyaknya kasus poligami yang terjadi di Indonesia yang dimana perempuan adalah sebagai korbannya dan menganggap bahwa hak-haknya telah dilanggar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan membahas permasalahan mengenai perlindungan hukum terhadap perempuan sebagai korban poligami, serta tanggung jawab seorang suami yang hendak melakukan poligami terhadap istrinya. Untuk menganalisis hal tersebut dilakukan penelitian yuridis normatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik kepustakaan dan teknik dokumenter. Adapun hasil penelitian yang diperoleh bahwa tidak semua korban poligami yaitu perempuan itu sendiri benar-benar menerima adanya poligami oleh karena itu penulis mengkaji dan mencoba menegaskan tentang adanya peraturan perundang-undangan yang ada di Indonesia yang mengatur tentang poligami serta peraturan tentang perlindungan dan hak asasi perempuan. Penelitian ini, sangatlah berkaitan dengan adanya teori Negara hukum yang sangat menjunjung tinggi adanya nilai Hak Asasi Manusia yang tertuang dalam Pasal 28 Undang-Undang Dasar Tahun 1945 sebagai landasan Negara dan diatur lagi secara khusus didalam Undang-Undang Nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia untuk melindungi setiap hak-hak yang harus didapatkan oleh masing-masing warga Negara Indonesia. Penelitian yang dilakukan oleh penulis di Pengadilan Agama Purwokerto sendiri sudah cukup baik dengan diperketatnya syarat poligami dan dipersulitnya ijin poligami.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT This research was conducted with the background of many cases of polygamy that occurred in Indonesia, where women are as victims and consider that their rights have been violated. This study also aimed to examine and discuss the issues concerning to the legal protection of women as the victims of polygamy, as well as the responsibilities of a husband who wanted to practice polygamy againsthis wife.For examining this, descriptive normative juridical research was conductedby using primary, secondary, and tertiary legal materials.The descriptive meansto illustrate how the state of circumstances or facts that occurred in the community to obtain data that is as accurate as possible.The data collection techniques used wereliterature and documentary techniques.The research resultsobtainedthatnotall of the victims of polygamy which are the women themselves actuallyacceptthe polygamytherefore theauthorexamineandtry toaffirmaboutthe existence oflaws and regulationsinIndonesia about the polygamy and the protection and rights of women.This study is also related to the theory of state of law that highly respects the values of Human Rights as stipulated in article 28 of the Constitution of 1945 as the foundation of the State and regulated more specifically in Law Number 39 of 1999 regarding Human Rights to protect any rights that must be obtained by each citizen of Indonesia.Research conducted by the author in the Religious Court of Purwokerto itself is quite good with the tightened up theprerequirements of polygamy and the compounded permits for polygamy.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save