Home
Login.
Artikelilmiahs
12062
Update
PERDANI RATNA AYU PUSPITASARI
NIM
Judul Artikel
STUDI KOMPARATIF USAHATANI PADI PROGRAM PUAP DAN NON PUAP DI DESA JATIMULYO KECAMATAN ALIAN KABUPATEN KEBUMEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Program PUAP merupakan program dari Kementerian Pertanian dalam rangka pengentasan kemiskinan pada sektor pertanian dan merupakan upaya untuk mengatasi keterbatasan modal dan kapasitas kinerja yang dimiliki petani. Program ini memberikan bantuan modal usaha dalam upaya menumbuhkembangkan usaha agribisnis sesuai dengan potensi desa sasaran. Tujuan penelitian adalah mengetahui dan membandingkan pendapatan petani peserta program PUAP dengan Non PUAP, mengetahui efisiensi usahatani padi program PUAP dan Non PUAP serta mengetahui besarnya pengaruh penggunaan faktor produksi terhadap hasil produksi pada usahatani padi peserta program PUAP dan Non PUAP. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Pengambilan data dilaksanakan di Desa Jatimulyo Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen dari tanggal 14 Juni sampai 15 Juli 2014. Metode pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling. Jumlah responden 30 orang petani PUAP dan 32 orang petani Non PUAP. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, biaya dan pendapatan, uji beda, dan analisis fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil analisis menunjukkan pendapatan petani padi peserta program PUAP sebesar Rp17.432.910,09 dan Non PUAP sebesar Rp11.161.982,95, sehingga pendapatan petani program PUAP lebih besar dari Non PUAP. R/C Ratio yang diperoleh pada petani peserta program PUAP rata-rata 1,99 sedangkan non PUAP 1,75. Hal ini menunjukkan bahwa usahatani padi sudah efisien karena R/C Ratio lebih besar dari 1 dan usahatani padi program PUAP lebih menguntungkan daripada Non PUAP. Faktor produksi yang berpengaruh pada usahatani padi program PUAP di Desa Jatimulyo Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen adalah benih sedangkan Non PUAP adalah pupuk urea dan pupuk Phonska.
Abtrak (Bhs. Inggris)
PUAP Program is a program of the Ministry of Agriculture in order to alleviate poverty in the agricultural sector and is an attempt to overcome capital constraints and capacity performance owned by farmers. The program is part of the implementation of PNPM Mandiri that do counseling venture capital assistance in the effort to develop agribusiness in accordance with the potential of the target villages . The purpose of this study was to determine and compare the income of farmers participating in the program PUAP with Non PUAP, determine the efficiency of rice farming PUAP program and determine the influence of the use of factors of production to production in rice farming PUAP program participants with Non PUAP. The research method used is a case study. Retrieval of data held in the Village District of Alian Jatimulyo Kebumen from from 14 June till 15 July 2014. The sampling method using simple random sampling, the number of respondents 30 farmers PUAP and 32 farmer Non PUAP. Data were analyzed using descriptive analysis, costs and revenues, different test, and analysis of the Cobb-Douglas production function . The analysis showed income of rice farmers of program participants PUAP Rp17,432,910.09 Non PUAP of Rp11,161,982.95, so that farmers' income PUAP larger program of Non PUAP. R/C Ratio obtained in PUAP program average of 1,99 , while the Non PUAP 1,75. This shows that rice farming is efficient. Factors affecting the production of rice farming in the village Jatimulyo Alian District of Kebumen on PUAP program is seed but Non PUAP fertilizer urea and fertilizer Phonska.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save