Home
Login.
Artikelilmiahs
12031
Update
ALVIAN PERMANA PUTRA
NIM
Judul Artikel
GEOLOGI DAN MANIFESTASI GEOKIMIA FLUIDA PANAS BUMI DAERAH WANAYASA DAN SEKITARNYA, KECAMATAN WANAYASA, KABUPATEN BANJARNEGARA PROVINSI JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Lapangan panas bumi daerah penelitian secara geografis berada pada koordinat UTM antara 9196500 mN – 9201500 mN dan 358500 mE – 362500 mE dengan luas 20 km2 di kabupaten Banjarnegara. Secara geomorfologi daerah penelitian dibagi menjadi empat satuan, yaitu Satuan Perbukitan Lereng Gunung Api Bagian Tengah (V5), Satuan Perbukitan Lereng Gunung Api Bagian Bawah (V6), Satuan Perbukitan Aliran Lava (V9), dan Satuan Dataran Endapan Danau (F5). Vulkanostratigrafi daerah penelitian secara diagenesa terbentuk oleh Aliran lava, alira piroklastik, dan jatuhan piroklastik pada Gumuk G. Rogojembangan. Secara Litostratigrafi tersusun atas Satuan batuan Breksi Piroklastik,Satuan Aliran Lava, dan Satuan Breksi Piroklastik yang terbentuk pada kala plistosen. Adanya sesar normal berarah barat-timur di utara pada daerah penelitian menghasilkan suatu depressi struktural yang membentuk Satuan endapan Danau akibat terkumpulnya drainase. Manifestai panas bumi muncul di permukaan. Sebagai mata air panas Kaliputih dan mata air panas Tempuran serta batuan terubah. Mata air panas Kaliputih bertipe Bikarbonat sedangkan mata air panas Tempuran bertipe sulfat-klorida dalam reservoir pada satuan batuan dibawahnya. Mata air panas Kaliputih dan Tempuran disuga merupakan outflow dari sistem panas bumi Wanayasa. Temperature reservoir daerah panas bumi Wanayasa berkisar 140-170oC berdasarkan geotermometer Na-K-Mg (Giggenbach, 1988) dengan kedalaman reservoir diperkirakan antara 400 – 600 meter dibawah permukaan laut. Sistem pnas bumi daerah Wanayasa tergolong sistem panas bumi bertermperatur sedang (125-225oC) yang berasosiasi dengan aktivitas volkanomagmatik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Research area was held on Banjarnegara area at UTM Coordinates at 9196500 mN – 9201500 mNand 358500 mE – 362500 mE about 20 km2belong to Banjarnegara regency. Based on field observation, the geomorphology research area was divided into four units,namely Middle Volcano Slopes Hill Unit (V5), Lower Volcano Slopes Unit (V6), Lava Flow Hill Unit (V9), and Former Lake Bottom Unit (F5). Diagenesis of Volcanostratigraphy in research area are Lava Flow, Pyroclast Flow, and Pyroclast at Gumuk Rogojembangan area. Based on Lithostratigraphy, research area was divided into four units, thera are Epiclast Breccia Unit, Andesit Lava Flow Unit, and Pyroclast Breccia Unit on Plistosen. The structural geology is Right Normal Sli Fault (W-E) at research area then make structural depression to by Former lake Bottom cause drainage. Geothermal manifestations appear on the surface as Kaliputih and Tempuran Hot springs and altered rocks surrounding. Kaliputih hot spring has bicarbonate type and Tempuran hot spring has sulphate-chloride type and incorporated in reservoir of below rock units. The hotsprings thought Kaliputih and Tempura are outflow of Wanayasa geothermal systems. Temperature of gerothermal reservoir Wanayasa area has about 140oC-170oC by Na-K-Mg geotermometer (Giggenbach, 1988) with the depth of the reservoir is estimated between 400 – 600 meters below sea level. Wanayasa geothermal systems area classified as moderate-temperature geothermal systems (125-225°C) associated with volcanomagmatic activity.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save