Home
Login.
Artikelilmiahs
12023
Update
KARMILAH
NIM
Judul Artikel
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PETANI DALAM USAHATANI KEDELAI DI KELURAHAN URUG KECAMATAN KAWALU KOTA TASIKMALAYA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Produksi kedelai domestik cenderung turun dari tahun ke tahun. Hal ini terkait dengan rendahnya partisipasi petani dalam usahatani tanaman kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui profil usahatani kedelai di Kelurahan Urug Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya. (2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani dalam usahatani kedelai di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Urug Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya pada bulan September sampai dengan November 2014, dengan metode pengambilan sampel simple random sampling, responden pada penelitian ini sejumlah 51 petani. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa profil sosial ekonomi petani kedelai di Kelurahan Urug secara umum yaitu rata-rata umur petani berada dalam kelompok umur produktif yaitu antara umur 15 sampai 64 tahun dengan tingkat pendidikan sekolah dasar (SD), tanggungan kelurga rata-rata sebanyak 1 sampai 3 orang. Rata-rata kepemilikan lahan yaitu sebesar 0,14 ha dengan status lahan adalah lahan bagi hasil dan rata-rata pengalaman berusahatani adalah 5 sampai 10 tahun. Penerimaan rata-rata per hektar petani kedelai di Kelurahan Urug bardasarkan asumsi lahan sewa dalam satu kali musim tanam adalah sebesar Rp7.720.000,00 dan biaya produksi rata-rata per hektar sebesar Rp3.885.500,00 sehingga keuntungan yang diterima adalah Rp3.834.500,00. Variabel harga kedelai, biaya produksi, risiko gagal dan hasil produksi secara simultan atau bersama-sama berpengaruh terhadap minat petani namun risiko gagal dan biaya produksi memiliki hubungan yang negatif, sedangkan secara parsial hanya variabel biaya produksi yang berpengaruh terhadap minat petani dalam usahatani kedelai di Kelurahan Urug Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Domestic soybean production tended to decrease year by year. This is related to the low participation of farmers in soybean farming. The aims of this research are to know: (1) the profile of soybean farming ( 2) Analyze the factors that affect to the farmers interests in soybean farming in Tasikmalaya. This research placed in Urug Village, Kawalu, Tasikmalaya City on September to November 2014 by Simlpe Random Sampling methodwith 51 respondents. This reseach using Multiple Linear Regression analysis. The result of the soybean farmers in socio-economic profile showed the age of the farmers it is mean that the age is in producvtive group between 15 to 64 years old the last isprimary school (SD), must of them have 1 to 3 person. The average of land ownership are 0,14 hectare with profit sharing system and the experience to farm is amound 5 to 10 years. The results of the research showed that average revenues per hectar in soybean farming in Urug Village with assumption of lease land in one growing se ason is Rp7.720.000,00 and the average cost of production per hectare is Rp6.552.200,00 so the profits that is received is Rp1.167.800,00. The soybean prices, the variable cost, the risk of failing and the production togettoher have soybean farming as variables give affects to the farmers intrest, but the risk of failing and the variable cost have negative relationship, while partially only variable cost of production affect the interest of farmers in soybean farming in the Village Urug, Kawalu, Tasikmalaya City.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save