Home
Login.
Artikelilmiahs
11994
Update
R. IBNU PRASOJO KUSUMO
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN ANTARA KELELAHAN KERJA DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA PADA PENGEMUDI BUS JURUSAN PURWOKERTO JAKARTA TAHUN 2014
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada sektor informal khususnya di bidang transportasi belum memadai. Jika pengemudi mengalami kelelahan atau mengantuk dan bersikeras mengendarai bus, apalagi dengan kecepatan tinggi maka akan berpotensi mengalami kecelakaan lalu lintas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara kelelahan kerja dengan kejadian kecelakaan kerja pada pengemudi bus jurusan Purwokerto Jakarta Tahun 2014. Metode penelitian survey dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penggunaan sampel menggunakan tekhnik simple random sampling. Sampel penelitian berjumlah 67 orang dengan ditentukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (chi square). Hasil univariat menunjukkan pengemudi mayoritas berumur 31-40 tahun (44,8%), masa kerja pengemudi mayoritas lebih dari 10 tahun (40,3%), pendidikan pengemudi mayoritas lulus pendidikan dasar (SD & SMP) (58,2%), penghasilan pengemudi sebulan mayoritas lebih dari atau sama dengan UMK Banyumas Tahun 2014 (97,0%), pengemudi mayoritas pada jam kedatangan pagi (05.00-13.00) (55,2%), semua bus jurusan Purwokerto Jakarta layak dioperasikan (100%), pengemudi mayoritas memiliki perilaku berisiko (55,2%), pengemudi mayoritas mengalami kelelahan kerja berat (58,2%), dan pengemudi mayoritas pernah mengalami kecelakaan kerja (79,1%). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara kelelahan kerja dengan kejadian kecelakaan kerja dengan p-value = 0,000. Simpulan sebanyak 28 pengemudi (84,9%) di Terminal Bus Purwokerto pernah mengalami kecelakaan kerja akibat kelelahan kerja pada saat berkendara. Saran bagi pengemudi bus untuk menjaga kondisi kesehatan dengan mengatur waktu istirahat secara baik, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, dan mengikuti pelatihan keselamatan berkendara agar selama perjalanan kondisi tubuh selalu dalam keadaan prima serta dapat berkendara dengan aman dan nyaman.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Implementation of work safety and health in the informal sector, especially in the transportation field, has not been sufficient. If the driver feel fatique or drowsiness and insist his self to drive the bus, moreover in high speed, thus he risks his life in traffic accident. The purpose of this research was to find out the correlation of work exhaustion with work accidents of the bus drivers of Purwokerto Jakarta route in 2014. Method of the research was survey with the approach of cross sectional. The sampling technique was simple random technique. Sample of the research consisted 67 people that were determined according to criteria of inclution and exclution. The data analysis was performed using univariat and bivariat (chi square). Univariat result shows that most of the drivers were 31-40 years old (44,8%), the majority of the drivers work periods were more than 10 years, most of them graduated from basic education (elementary and junior high school) (58,2%), their income per month were more than or equal to Regency Minimum Wage (UMK) Banyumas in 2014 (97,0%), the majority of the drivers in morning arrival hours (05.00-13.00) were (55,2%), all Purwokerto Jakarta route bus were appropriate to operate (100%), most of the drivers had risky behaviour (55,2%), the drivers suffered severe work fatique (58,2%), most of the drivers experienced work accident (79,1%). Result of the research shows that there was significant correlation between work fatique and work accident with p-value 0,000. It was concluded that 28 drivers (84,9%) on Bus Station of Purwokerto ever experienced work accident due to work fatique when driving. Suggestions for the drivers are maintaining their health by managing their resting time well, doing regular health check, joining safety in driving training in order that during the route the condition of the body is kept well as well as they are able to drive safely and comfortably.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save