Home
Login.
Artikelilmiahs
11887
Update
Fachrurozi Irsyad
NIM
Judul Artikel
Perbedaan Tingkat Kecemasan antara Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsoed yang Menjalankan Kurikulum 2005 dan 2014
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Angka kejadian cemas pada mahasiswa kedokteran sangat tinggi di dunia. Amerika Serikat, Kanada dan Lithuania 43%, Saudi Arabia 29%, Mesir 33,6%, Pakistan 43,7%, dan di Indonesia sendiri sebanyak 45%. Faktor yang menyebabkan terjadinya cemas pada mahasiswa kedokteran adalah sistem dan peraturan akademik yang berlaku. Desain kurikulum, padatnya jadwal perkuliahan, praktikum, keterampilan klinis (skillab), Problem Base Learnig (PBL), dan ujian, serta sistem penilaian akhir, cenderung menginduksi cemas kepada mahasiswa kedokteran. Tujuan : Untuk Mengetahui apakah terdapat perbedaan kecemasan antara mahasiswa kedokteran Unsoed yang menjalankan kurikulum 2005 dan 2014. Metode : Desain Penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampling adalah total sampling dengan populasi angkatan 2013 dan 2014. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner Lie Minnesota Multiphasic personality Inventory (L-MMPI) dan kuisioner Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS). Analisis data yaitu dengan menggunakan uji t tidak berpasangan. Hasil : Responden dari angkatan 2013 adalah sebanyak 46 mahasiswa dan 2014 sebanyak 41 mahasiswa. didapatkan hasil bahwa angkatan 2014 yang menjalankan kurikulum 2014 lebih cemas dibandingkan angkatan 2013 yang menjalankan kurikulum 2005 dengan nilai kemaknaan (p=0,001) Kesimpulan : Peneliti menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan kecemasan yang bermakna antara mahasiswa kedokteran Unsoed yang menjalankan kurikulum 2005 dan 2014.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background :The Prevalance of anxiety among medical students have the high rate in the world. USA, Canada and Lithuania 43%, Saudi Arabia 29%, Egypt 33,6%, Pakistan 43,7%, and Indonesia 45%. The factors that cause anxiety happened in medical student were the system and the academic roles that was applied. the curriculum design, thight schedules, practicum, clinical skill, group discussion, sumative test, and the final score of the sumative test system, are the caused of anxiety toword medical student. Objective : This research aims was to reveal the difference of anxiety between medical student of Unsoed that perform curriculum of 2005 and 2014. Method : This research is an observational study using cross-sectional approach. The subjects were medical student class of 2013 and 2014. The research instrument used was the Lie Minnesota Multiphasic Personality Inventory (L-MMPI) questionare and Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS) questionare. Statistical analysis was using independent t test. Result : They were 46 students from the class of 2013 and 41 students from the class of 2014. The result shows that respondents from class of 2014 that perform curriculum of 2014 have higher level of anxiety compared to those who at the class of 2013 that perform curriculum of 2005 with (p=0,001). Conclusion : In conclusion, there is a difference of anxiety between medical student of Unsoed that perform curriculum of 2005 and 2014.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save