Home
Login.
Artikelilmiahs
11802
Update
FRIESCHA ROSE NORMANNITA
NIM
Judul Artikel
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI KENTANG DI DESA KUTABAWA KECAMATAN KARANGREJA KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul ‘’ Analisis Kelayakan Usahatani Kentang Di Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga’’ Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya, pendapatan dan penerimaan usahatani kentang juga untuk mengetahui kelayakan dari usahatani kentang di desa Kutabawa Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Metode penelitian yang digunakan adalah survai dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kelurahan dan dengan cara terjun langsung ke daerah penelitian dan dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan perhitungan R/C ratio, BEP. Responden dalam penelitian ini berjumlah 95 petani dari 124 total petani kentang di Desa Kutabawa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa besarnya nilai R/C ratio usahatani kentang dikatakan layak karena lebih dari satu, dengan nilai R/C ratio 2,4. Besarnya pendapatan bersih yang diterima petani per hektar per satu musim tanam kentang di Desa Kutabawa yaitu sebesar Rp34.217.184. Besarnya BEP sisi harga jual adalah sebesar Rp2.480,09, artinya petani kentang akan memberi harga bisa mendapatkan harga impas sekurang-kurangnya Rp2.480,09. Sedangkan nilai BEP sisi Volume produksi yaitu sebanyak 4.205,81Kg, maka dalam hal ini petani sekurang-kurangnya harus memproduksi nilai BEP diatas agar petani kentang mendapat nilai impas baik dari sisi harga dan volume. Dilihat dari tingkat pendapatan, nilai R/C ratio dan nilai BEP dari sisi harga maupun volume dapat disimpulkan bahwa usahatani kentang ini lebih menguntungkan dan memberi manfaat kepada para petani, maka tidak ada salahnya jika usahatani kentang ini terus dikembangkan. Kata Kunci : Kelayakan Usahatani Kentang, Revenue Cost ( R/C), Break Event Point.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study, entitled '' Feasibility Analysis of Farm Potatoes In the village Kutabawa District of Karangreja, Purbalingga '' The purpose of this study was to determine the costs, revenues and potato farm receipts also to determine the feasibility of a potato farm in rural sub-district Kutabawa Karangreja, Purbalingga. The method used was a survey by using primary data obtained from the village and by jumping directly to the area of research and the use of questionnaires. The analysis technique used in this research is to use the calculation of R/C ratio, the BEP. Respondents in this study amounted to 95 farmers of 124 total potato farmers in the village Kutabawa. The results of this study indicate that the value of R/C ratio of potato farming is feasible because more than one, with a value of R/C ratio of 2.4. The amount of net income received by farmers per hectare per cropping season potatoes in the village that is equal Rp34.217.184 Kutabawa. The amount of the selling price of the BEP is for Rp2.480,09, meaning potato farmers will be able to get the price break-even price of at least Rp2.480,09. While the value of BEP side 4.205,81Kg production volume is counted, so in this case farmers must produce at least BEP value above that potato farmers get breakeven value in terms of price and volume. Judging from the level of income, the value of R /C ratio and the BEP value in terms of price and volume can be concluded that this potato farming more profitable and beneficial to the farmers, then there is no harm if a potato farm is being developed. Key words : Potato Farming Feasibility, Revenue Cost ( R/C), Break Event Point
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save