Home
Login.
Artikelilmiahs
11756
Update
ANUGRAH NUZUL PRAFITRI
NIM
Judul Artikel
IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER FRAKSI N-HEKSANA DARI EKSRTAK METANOL(Mangifera indica L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Mangga (Mangifera indica L.) merupakan tanaman yang banyak digunakan dalam obat tradisional terutama bagian daun, batang, buah dan biji. Beberapa penyakit yang melanda masyarakat disebabkan oleh bakteri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui golongan metabolit sekunder pada biji mangga dan uji aktivitas sebagai antibakteri. Biji mangga dimaserasi dengan pelarut metanol dan difraksinasi dengan n-heksana. Ekstrak metanol dan fraksi n-heksana dilakukan uji fitokimia, selanjutnya fraksi n-heksana dilakukan uji aktivitas antibaktetri terhadap bakteri B. cereus dan bakteri E. coli. Uji aktivitas antibakteri dibandingkan dengan kontrol positif amoxycillin dan kontrol negatif DMSO menggunakan metode difusi sumur agar. Fraksi n-heksana dilakukan fraksinasi dengan kromatografi kolom. Eluen terbaik dianalisis menggunakan kromatografi lapis tipis (KLT). Hasil kromatografi kolom dikumpulkan menjadi fraksi menggunakan kromatogram KLT dan spektrofotometer UV-Vis. Berdasarkan uji fitokimia diketahui bahwa ekstrak metanol mengandung tanin, flavonoid dan terpenoid sedangkan fraksi n-heksana mengandung terpenoid. Aktivitas antibakteri biji mangga dapat menghambat B. cereus lebih besar dibandingkan dengan bakteri E. coli. Diameter zona hambat tertinggi pada bakteri B. cereus adalah pada konsentrasi 20 % pada waktu 18 jam dan pada bakteri E. coli adalah pada konsentrasi 20 % pada waktu 12 jam. Daya kekuatan antibakteri fraksi n-heksana dikategorikan lemah dan bersifat bakteriostatik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Mango (Mangifera indica L.) is a plant that is widely used in traditional medicine, especially the leaves, stems, fruits and seeds. Some diseases that hit the community caused by bacteria. This research was conducted to know the secondary metabolites compounds in mango seed and antibacterial activity test. Mango seeds are macerated with methanol and fractionated with n-hexane solvent. Methanol extract and fractions of n-hexane phytochemical test, the next fraction of n-hexane test antibaktetri activity against bacteria B. cereus and E. coli bacteria. Test antibacterial activity compared with the positive control is amoxicillin and negative control is DMSO by using agar diffusion method. Fraksination of n-hexane be fraksination by column chromatography. Best eluent was analyzed using thin layer chromatography (TLC). The results were collected into fractions column chromatography using TLC chromatogram and UV-Vis spectrophotometer. Based on the test phytochemical known that methanol extract contains tannins, flavonoids and terpenoids whereas n-hexane fraction containing terpenoids. Antibacterial activity of mango seed may inhibit B. cereus is greater than the E. coli bacteria. The highest inhibition zone diameter on B. cereus bacteria are at a concentration of 20% at 18 hours and the bacterium E. coli is at a concentration of 20% at 12 hours. Antibacterial power of n-hexane fraction categorized weak and is bacteriostatic.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save