Home
Login.
Artikelilmiahs
11736
Update
NOVA NURJANAH
NIM
Judul Artikel
DAYA TANGGAP PEMERINTAH KABUPATEN BANYUMAS DALAM PEMBANGUNAN PENDIDIKAN MENENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya tanggap Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam pembangunan pendidikan menengah. Penelitian ini menggunakan teori dan konsep daya tanggap pemerintah yang dikembangkan Gormley, Hoadley, & Williams (1983), yaitu daya tanggap potensial, daya tanggap aktual, dan daya tanggap komitmen sumber daya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif diskriptif dengan teknik analisis model interaktif (Miles, Huberman, & Saldana, 2014). Informan penelitian ini adalah pejabat pengelola pendidikan di Kabupaten Banyumas, Bupati, Camat, pegiat pendidikan, dan anggota Komisi D DPRD Kabupaten Banyumas. Hasil penelitian ini menunjukkan daya tanggap potensial Pemerintah Kabupaten Banyumas sangat baik, karena mampu mengidentifikasi secara akurat berbagai persoalan pendidikan menengah di Kabupaten Banyumas. Namun demikian, berbagai persoalan yang telah diidentifikasi dalam daya tanggap potensial tersebut, sangat lamban diselesaikan dalam daya tanggap aktual. Dibutuhkan waktu yang sangat lama untuk menyelesaikan persoalan pendidikan menengah yang terdapat di Kabupaten Banyumas. Keterbatasan anggaran menjadi penghambat utama untuk melaksanakan pembangunan menengah. Meskipun komitmen sumber daya telah dilakukan, namun karena anggaran yang tersedia tidak mencukupi, maka komitmen sumber daya ini sangat sulit untuk direalisasikan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to analysis the responsiveness Banyumas regency government in secondary education development. This study used the responsiveness theory and concept who developed by Gormley, Hoadley, & Williams (1983). This study used descriptive qualitative method with an interactive model analysis technique (Miles, Huberman, and Saldana, 2014). The informants are official education managers in Banyumas, Regent, education activists, and members of Parliament Commission D Banyumas Regency. The results of this study indicate the potential responsiveness of Banyumas regency government is very good, because it is able to accurately identify the problems of secondary education in Banyumas. However, various problems have been identified in the potential responsiveness, very slow solved in actual responsiveness. It takes a very long time to resolve the issue of secondary education contained in Banyumas. Budget constraints become a major obstacle to implementing secondary development. Despite the commitment of resources has been done, but because of the budget available is not sufficient, and then the commitment of resources is very difficult to be realized.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save