Home
Login.
Artikelilmiahs
11708
Update
HASTUTI SIKDEWA
NIM
Judul Artikel
PENDAMPINGAN KESEHATAN REPRODUKSI BAGI REMAJA TUNAGRAHITA OLEH GURU DI SEKOLAH LUAR BIASA YAKUT PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
INTISARI Guru mempunyai peran penting dalam pelaksanaan pendidikan kesehatan reproduksi karena, sebagian besar waktu remaja tunagrahita dihabiskan di sekolah. Remaja tunagrahita memilki IQ dibawah rata-rata anak normal sehingga, memiliki keterbatasan dalam memfungsikan diri, hal ini perlu adanya pendampingan yang dilakukan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendampingan kesehatan reproduksi bagi remaja tunagrahita oleh guru di Sekolah Luar Biasa Yakut Purwokerto. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Cara pengambilan data dengan melakukan wawancara mendalam, observasi, analisis dokumen, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah pemberian informasi mengenai kesehatan reproduksi disampaikan secara langsung dengan pendekatan secara klasikal dan individual penyampaian informasi menggunakan media video dan gambar kemudian, frekuensi pemberian informasi dilakukan 1 kali dalam seminggu dengan faktor pendorong guru dalam melakukan pendampingan yaitu adanya kepedulian dari guru kepada siswanya, dan hambatan - hambatan dalam pendampingan yaitu mood siswa yang suka berubah-ubah, sarana prasarana yang tidak lengkap. Saran menyediakan fasilitas berupa media dan dana yang diperlukan oleh guru untuk mengembangkan metode dan media ajar yang lebih efektif untuk anak tunagrahita dalam proses pembelajaran kesehatan reproduksi di Sekolah Luar Biasa Yakut Perwokerto.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Teachers have an important role to implement the education of reproductive health since most of adolescent with mental disability (retarded adolescents) spend their time at school. Retarded adolescents have a below-average IQ compare to normal children which limit them in functioning themselves. It leads them to the need of assistance which can be done by their teacher. This study aimed to describe the reproductive health counseling conducted in school for special needs of Yakut, Purwokerto, done by the teacher to their students. Qualitative approach is used in this study with subjects were reqruited by purposive sampling technique. Data was collected through in-depth interviews, observation, document analysis, and documentation. The results shows that the information of reproductive health is delivered directly by classical and individual approach. Video and pictures are used in delivery of information which is done once in a week. The supporting factor for teachers to deliver the information is their concern on the students, while the students’ and limited facilities are their obstacles. It is suggested to provide media as well as fund so it can be more effective for teachers to provide and develop information of reproductive health for students.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save