Home
Login.
Artikelilmiahs
11651
Update
ARDHANIS VITA M.
NIM
Judul Artikel
ETNOGRAFI KOMUNIKASI KESENIAN LENGGER GERDUREN KECAMATAN PURWOJATI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAKSI ETNOGRAFI KOMUNIKASI KESENIAN LENGGER GERDUREN KECAMATAN PURWOJATI KABUPATEN BANYUMAS Oleh: Ardhanis Vita Magdalena (Email: avitamagdalena@yahoo.co.id) Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman Penelitian ini berjudul “Etnografi Komunikasi Kesenian Lengger Gerduren Kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas”. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah menjelaskan mengenai komponen dan peristiwa komunikasi yang ada dalam grup kesenian lengger dalam melestarikan tradisi ritual lengger. Budaya adalah sebuah warisan sosial, mengandung arti bahwa budaya adalah pemberian suatu hasil akumulasi berbagai macam interaksi tatanan sosial di masa lalu kepada generasi setelahnya kemudian berulang seperti sebuah siklus. Kesenian tradisional merupakan salah satu pranata sosial religius yang diperlukan masyarakat sebagai usaha untuk memenuhi komunikasi dengan kekuatan magis atau roh leluhur. Kesenian lengger calung atau yang biasa disebut kesenian lengger merupakan kesenian yang berkembang di desa-desa atau daerah pertanian. Di Gerduren, Banyumas masih mempertahankan tradisi ritual lengger sebagai jalan untuk berkomunikasi dengan leluhur tidak seperti lengger lainnya yang sekarang sudah mengalami pergeseran. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan etnografi komunikasi untuk melihat komponen komunikasi yang kompleks yang di dalamnya terdapat peristiwa-peristiwa komunikasi yang melibatkan tindak-tindak komunikasi khusus dan berulang pada seniman lengger guna melestarikan tradisi. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan kesenian lengger di Desa Gerduren berawal dari tahun 1820. Dalam kesenian lengger di desa ini terdapat dua kegiatan yang memiliki komponen komunikasi yaitu prosesi dan ritual. Prosesi merupakan kegiatan kelompok kesenian lengger saat pementasan sementara ritual merupakan kegiatan kelompok kesenian lengger di luar pementasan. Komponen mencakup genre atau tipe peristiwa komunikasi, topik peristiwa komunikasi, tujuan dan fungsi peristiwa, setting,partisipan, bentuk pesan, isi pesan, urutan tindakan, kaidah interaksi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT ETHNOGRAPHY COMMUNICATION OF LENGGER GERDUREN IN PURWOJATI SUB DISTRICT BANYUMAS By: Ardhanis Vita Magdalena (Email: avitamagdalena@yahoo.co.id) Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman This research entitled Ethnography Communication of Lengger Gerduren in Purwojati Sub District, Banyumas. This research is aimed at explaining the components and communication events which are existed in the group of lengger in term of preserving lengger’s ritual tradition. Culture as social inheritance means the gift of accumulation of many social interactions in the past for the next generation, which is repeatedly happened as a cycle. Traditional art is one of religious social norms that needed by the society as an effort to fulfil the magical communication or communication with the spirits. Lengger calung or usually called as lengger is traditional art which is developed in villages or farming area in Banyumas. In Gerduren, Lengger’s ritual tradition as a means of ritual communication with the ancestor is obviously preserved well. Therefore, this research used Ethnography Communication to observe the complex components in communication events which involved particular and repetitive communication actions to preserve the tradition in the group of lengger in Gerduren. The results show that the progress of Lengger in Gerduren was started in 1820. Basically, there are two components of communication in Lengger Gerduren namely procession and ritual. Procession is group activities which happened on the stage when they have the show, while the ritual is the activities out of the show. The components include the genre or typical event of communication, the topic of communication event, the goal and function of the event, setting, participants, the form of message, the content, sequel of action, and the rule of interaction.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save