Home
Login.
Artikelilmiahs
11643
Update
TRI LESTARI
NIM
Judul Artikel
“Kimcil di Purwokerto dan Kesehatan Reproduksinya”
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Remaja di Indonesia khususnya di Purwokerto saat ini telah mengalami penurunan moral, remaja yang dahulu terjaga secara kuat oleh sistem keluarga, adat budaya, serta nilai-nilai tradisional yang ada sekarang sedikit demi sedikit nilai-nilai tersebut telah diabaikannya. Terlebih karena adanya globalisasi yang didalamnya mengubah gaya hidup mereka menjadi hedonis karena pengaruh media maupun teman sebayanya. Hal ini mengakibatkan para remaja khususnya pelajar di Purwokerto mengambil jalan untuk menjadi “Kimcil” karena mereka berfikir cara tersebut akan memudahkan mereka mendapatkan uang dengan mudah. Perilaku seksual yang dilakukan para “Kimcil” merupakan perilaku seksual yang beresiko, mereka melakukan hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan (pelanggan), apabila mereka tidak menjaga kesehatan reproduksinya tentu mereka akan rentan terkena Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang dilakukan “Kimcil” di Purwokerto dalam menjaga kesehatan reproduksinya. Metode penelitian menggunakan metode Kualitatif Eksploratif. Sasaran penelitian ini yaitu “Kimcil” di Purwoketo, sedangkan teknik penentuan sasaran dalam penelitian ini adalah Snowball Sampling. Hasil penelitian “Kimcil” di Purwokerto dan kesehatan reproduksinya diketahui bahwa pengetahuan para “Kimcil” di Purwokerto tentang kesehatan reproduksi tergolong rendah. Mereka kurang paham tentang konsekuennsi yang akan diterima ketika menjadi “Kimcil”. Upaya yang mereka lakukan untuk menjaga kesehatan reproduksi sifatnya lebih pada aspek kebersihan alat reproduksi luar saja. Hal ini disebabkan oleh rendahnya pengetahuan seksual para “Kimcil” di Purwokerto, yang telah membentuk perilaku para “Kimcil” untuk tidak secara rutin atau bahkan jarang sekali memeriksa kesehatan reproduksinya ke dokter. Akibatnya terdapat kemungkinan beberapa dari “Kimcil” di Purwokerto sebenarnya mempunyai penyakit, tetapi mereka tidak mengetahuinya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Teens in Indonesia, particularly in Purwokerto today has experienced a decline in morale, teens who formerly maintained largely by the family system, cultural, and traditional values present piecemeal these values have a waiver. Moreover, because of globalization that includes changing their lives for the hedonist gaaya due to the influence of media and peers. This resulted in the youth, especially students in Purwokerto take the road to becoming "Kimcil" because they think this will ease them earn money easily. Sexual behavior conducted by "Kimcil" is a risky sexual behavior, they had sexual intercourse with multiple partners (customers), if they do not maintain their reproductive health would be susceptible to sexually transmitted diseases (PMS) such as HIV / AIDS.The purpose of this study was to determine the effort made "Kimcil" in Purwokerto in maintaining reproductive health. The method in this research using qualitative methods Explorative, the target of this research is "Kimcil" in Purwoketo. While targeting techniques in this study is the Snowball Sampling. The result of research is "Kimcil" in Purwokerto and reproductive health it is known that the knowledge of the "Kimcil" in Purwokerto on reproductive health is low. They are less understand about consequence to be received when it becomes "Kimcil". Their efforts to maintain reproductive health is more on hygiene reproductive organs outside only. This is caused by lack of sexual knowledge of the "Kimcil" in Purwokerto, which has formed the behavior of the "Kimcil" for not routinely or even rarely check their reproductive health to a doctor. As a result there is a possibility that some of the "Kimcil" in Purwokerto actually have the disease, but they do not know it.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save