Home
Login.
Artikelilmiahs
11620
Update
YUNING PIRNEWATI
NIM
Judul Artikel
Analisis Isi Tentang Kriminalitas yang Dilakukan Remaja pada Surat Kabar Suara Merdeka Edisi Januari 2013 – Juni 2014
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Masa remaja adalah masa transisi dari anak-anak menuju dewasa, di mana secara fisik remaja telah menyamai orang dewasa, tetapi secara psikologi mereka belum matang. Tindak kriminalitas merupakan suatu tindakan yang melawan hukum dengan pelaku tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, tetapi remaja turut serta melakukannya. Pemberitaan tindak kriminalitas dalam sebuah media massa merupakan sesuatu yang menarik bagi para pembaca terutama pada surat kabar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindak kriminalitas yang sering dilakukan oleh remaja, profil pelaku remaja yang melakukan tindak kriminalitas, serta motif mereka dalam melakukan tindak kriminalitas. Kasus kriminalitas ini dilihat dari segi pemberitaan di Suara merdeka. Metode yang digunakan adalah kuantitatif analisis isi berita surat kabar Suara Merdeka dengan jumlah sampel sebanyak 52 berita menggunakan total sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah distribusi frekuensi. Profil pelaku tindak kriminalitas remaja cenderung dilakukan laki-laki, dengan rentang usia 19-21 tahun (remaja akhir), dan berprofesi sebagai pelajar, serta kecenderungan dilakukan dengan cara berkelompok dan tidak didasarkan pada inisiatif pribadi. Tindak kriminalitas yang sering terjadi yaitu kasus pencurian sebesar 38,5% dan penyalahgunaan narkoba sebesar 19,2%. Ini merupakan konsekuensi dari kondisi lingkungan serta kekacauan dalam diri individu. Motif yang sering digunakan adalah rasa penasaran sebesar 26,9% dan desakan pihak lain sebesar 23.1%. Hal ini berkaitan dengan teori netralisasi dari Matza dan Sykes motif rasa penasaran dan desakan pihak lain yaitu denial of responsibility and the denial of injury. Pemberitaan kasus kriminalitas remaja dalam Suara Merdeka menggunakan sudut pandang netral, dengan penempata pada sesi suara Banyumas dan fokus Jateng di halaman 21 sampai 32. Lokasi yang sering terjadi tindak kriminalitas di Kota Semarang dengan jumlah 14 kasus (26,9%). Ini dikarenakan kemajuan dari segi teknologi, pergaulan gaya hidup serta kemiskinan dan kepadatan penduduk yang tinggi. Penelitian ini memberikan infomasi dan gambaran umum terkait masalah sosial kepada instansi kepolisian dan Bappernas untuk lebih memperhatikan masalah remaja dengan cara melakukan koordinasi, pembinaan dan pendidikan terhadap remaja.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Adolescence is a period of transition from children to adulthood, where physically teenager has equaled adults, but they are psychologically immature.. Criminal action is an action that is against the law to the perpetrator is not only done by adults, but teenagers participate do so. The annunciation of crime in a mass media is something that is interesting for the readers, especially in the newspaper. This research aims to know criminal actions which often did by teenagers, profile of the teenager perpetrators who did criminal actions, and also their motives in the conduct of criminal actions. Criminality case viewed by the news perspective in Suara Merdeka. The method used is quantitative content analysis Suara Merdeka newspaper with total sample as many as 52 news used total sampling. Data analysis technique that is used is frequency distribution. Profile of perpetrators teenagers crime, criminal action tend to do by male, with age range 19-21 years (final teenager), and work as students, as well as a tendency done by group and not based on personal initiative. Criminal actions was often happens are in the case of theft amounting to 38.5%, drug abuse as much as 19.2%. This is a consequence of environmental conditions and chaos within individuals. The motive is frequently used in the criminal actions are curiosity to 26.9 % and urged other parties to 23.1 %. It relates with the theory in the neutralization of Matzaand Sykes motives curiosity and demands of the other hand included in denial of responsibility and the denial of injury. The annunciation of cases of criminality teens in Suara Merdeka used neutral point of view with placed on section Suara Banyumas and Fokus Jateng, on pages 21-32. The location that frequently occur criminal actions in Semarang with the number of 14 cases (26.9 %). It was because has improving in terms of technology and promiscuity lifestyle as well as poverty and high overcrowding. This research provide a general overview of relevant information and social problems to the Police and Bappernas agencies to pay more attention to the problem adolescents under the coordination, guidance and education to adolescents.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save