Home
Login.
Artikelilmiahs
11393
Update
METY APRIYANTI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PELAPISAN CHITOSAN DAN PENGERINGAN BENIH TERHADAP VIGOR BENIH SORGUM (Sorghum bicolor (L.) Moench)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan 1) mengetahui pengaruh pelapisan chitosan dan pengeringan benih terhadap vigor benih sorgum, 2) menentukan konsentrasi chitosan pada pelapisan benih sorgum yang berpengaruh paling baik terhadap vigor benih. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman dan Kelurahan Bancarkembar, Purwokerto Utara pada Bulan Nopember 2014 sampai Pebruari 2015. Penelitian ini merupakan penelitian faktorial yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 kelompok sebagai ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi chitosan (C0: 0%, C1: 0,5%, C2: 1,0%, dan C3: 1,5%). Faktor kedua adalah pengeringan benih (P0: benih tidak dikeringkan dan P1: benih dikeringanginkan). Variabel yang diamati adalah daya berkecambah, keserempakan tumbuh, kecepatan tumbuh relatif, indeks vigor, bobot segar kecambah normal, dan bobot kering kecambah normal. Data dianalisis dengan uji F pada taraf kesalahan 5%, apabila berbeda nyata dilanjutkan dengan Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh interaksi pelapisan chitosan dan pengeringan benih terhadap vigor benih sorgum. Daya berkecambah, keserempakan tumbuh, dan bobot segar kecambah normal benih yang dilapisi chitosan 0,5% lebih tinggi berturut-turut 9,52%, 10,13%, dan 17,85% daripada benih yang tidak dilapisi chitosan, namun kecepatan tumbuh relatif, indeks vigor, dan bobot kering kecambah normal benih yang dilapisi chitosan sama dengan benih yang tidak dilapisi chitosan. Daya berkecambah, keserempakan tumbuh, kecepatan tumbuh relatif, indeks vigor, bobot segar kecambah normal, dan bobot kering kecambah normal benih yang dikeringanginkan sama dengan benih yang tidak dikeringkan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research purposes were 1) studying the effect of chitosan coating and seed drying on sorghum seed vigor and 2) determining which chitosan concentration for sorghum seed coating giving the best effect on seed vigor. The research was conducted at Plant Protection Laboratory, Faculty of Agriculture, University of Jenderal Soedirman and Bancarkembar District, North Purwokerto on November 2014 until February 2015. This was factorial research which arranged the randomized block design with 4 groups as replications. The first factor was chitosan concentration (C0: 0%, C1: 0,5%, C2: 1,0%, and C3: 1,5%). The second factor was seed drying (P0: undried seeds and P1: air dried seeds). Observed variables were germination, growth uniformity, relative growth rate, vigor index, normal seedling fresh weight, normal seedling dry weight. Data were analysised by F test at 5% error level, if different effect continued with Least Significant Difference (LSD) at 5% error level. Result showed that there was no interaction effect of chitosan coating and seed drying on sorghum seed vigor. Germination, growth uniformity, and normal seedling fresh weight of seeds coated by 0,5% chitosan were 9,52%, 10,13% and 17,85% higher and that of uncoated seeds respectively, but relative growth rate, vigor index, and normal seedling dry weight of seeds coated by chitosan similar to that of uncoated seeds. Germination, growth uniformity, relative growth rate, vigor index, normal seedling fresh weight, normal seedling dry weight of seeds dried by air dried similar to that of undried seeds.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save