Home
Login.
Artikelilmiahs
11340
Update
RIZMA ANNISA
NIM
Judul Artikel
KAJIAN MOTIVASI PETANI DALAM MENGAPLIKASIKAN PROGRAM SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION (SRI) DI KABUPATEN PURBALINGGA DENGAN PENDEKATAN MEANS-END CHAIN (MEC)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Program SRI merupakan program penting di Kabupaten Purbalingga untuk mendukung program nasional surplus 10 juta ton beras pada tahun 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hierarki motivasi, motivasi petani dalam mengaplikasikan SRI, sosial-demografi petani pelaksana SRI, dan kategori kebutuhan petani SRI berdasarkan teori hierarki Maslow. Penelitian ini dilakukan secara survai dengan multistage random sampling di Kecamatan Kutasari dan Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, pada bulan November 2014-Februari 2015. Variabel pengukuran dalam penelitian ini adalah abstractness ratio dan centrality index yang dianalisis menggunakan software Means-End Chain (MEC), sebuah metode penelitian yang mempekerjakan teknik wawancara laddering dan ditampilkan dengan Hierarchical Value Map (HVM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani melaksanakan program SRI karena hemat biaya dan kebahagiaan. Dari hasil MEC Analysist, terdapat dua hubungan keterlibatan utama atau hierarki motivasi antara atribut, konsekuensi dan nilai: 1) tanggung jawab sebagai kepala keluarga untuk pemenuhan kebutuhan keluarga, 2) keberlanjutan usaha tani seimbang antara produksi dengan pengembangan diri. Kedua hubungan keterlibatan tersebut mengarah ke nilai yang sama, yaitu bahagia. Berdasarkan centrality index, mencukupi kebutuhan keluarga (0,17) dan peningkatan pendapatan (0,12) adalah motivasi yang paling dominan. Sedangkan mengikuti program pemerintah (0,01), memperbaiki kesuburan tanah (0,01) dan harga jual tinggi (0,01) merupakan yang paling sedikit disebutkan. Petani di Kabupaten Purbalingga dikategorikan pada level kelima teori hierarki Maslow yaitu aktualisasi diri karena mereka memiliki keinginan kuat untuk menjadi kepala keluarga yang bertanggungjawab dan orangtua yang sukses dalam menyejahterakan keluarganya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
SRI program is an important program in Purbalingga to support surplus national programs of 10 million tons of rice in 2014. This research was aimed to reveal the hierarchy of motivation, motivation of farmers in applying SRI, social-demographics of farmers, and the category of SRI’s farmer needs based on Maslow’s hierarchy theory. The research was carried out using survey method. A multistage random sampling was employed to collect respondent in Bukateja and Kutasari district, Purbalingga Regency from November 2014 to February 2015. Measurement variables of this research are the abstractness ratio and centrality index that was analyzed using MEC software. Hierarchical value Map (HVM) were generated by using laddering technique. Result of the research showed that the main farmers motivation to apply SRI program because of cost-effectiveness and their happiness. From the results of MEC Analysist, there are two main topics or hierarchies of motivation between attribute, consequence, and value: 1) responsibilities as head of their family to provide family needs, 2) sustainability of farming balance between production and self-development. Both of linkages leads to the same value, happiness. From centrality index, ‘provide for their family’ (0.17) and ‘increased the income’ (0.12) is the most dominant motivation. While ‘the follow government program’ (0.01), ‘improve soil fertility’ (0.01) and ‘higher selling prices’ (0.01) is the least mentioned. Farmers in Purbalingga categorized on the fifth level of Maslow's hierarchy theory that self-actualization because they have a strong desire to be a responsible head of their family and successful parents for their family prosperity.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save