Home
Login.
Artikelilmiahs
11319
Update
MUMTAZ MAULANA HIDAYAT
NIM
Judul Artikel
Perbedaan Nilai VO2MAX Sebelum dan Sesudah 5 Minggu Sprint Interval Training pada Anggota UKM Olahraga Kedokteran Unsoed
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Daya tahan kardiorespirasi merupakan komponen penting pada kesegaran jasmani. Orang dengan kesegaran jasmani yang baik memiliki usia harapan hidup yang lebih panjang dan menurunkan risiko kematian di usia lanjut. VO2MAX merupakan indikator objektif terbaik untuk daya tahan kardiorespirasi. VO2MAX dapat ditingkatkan dengan latihan fisik, salah satunya dengan latihan interval berintensitas tinggi. Salah satu jenis latihan interval berintensitas tinggi adalah Sprint Interval Training. Tujuan: Mengetahui perbedaan nilai VO2MAX sebelum dan sesudah 5 minggu Sprint Interval Training pada anggota UKM Olahraga Fakultas Kedokteran Unsoed. Metode: Desain penelitian ini adalah eksperimental menggunakan pre and post test design tanpa kontrol. Subjek merupakan mahasiswa yang terdaftar dalam UKM Olahraga Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman yang berusia 18-25 tahun dengan rentang IMT 19-25 kg/m2 dan beraktivitas fisik sedang. Metode sampling yang digunakan adalah non probability sampling yaitu consecutive sampling. Total subjek 34 orang. Perkiraan nilai VO2MAX diukur sebelum dan sesudah 5 minggu Sprint Interval Training menggunakan Mulltistage Bleeptest. Hasil: Analisis univariat didapatkan nilai rerata VO2MAX sebelum perlakuan yaitu 35,74 ± 0,79 ml/kg/menit. Nilai rerata VO2MAX setelah perlakuan yaitu 44,80 ± 0,94 ml/kg/menit. Analisis bivariat didapatkan perbedaan yang signifikan nilai VO2MAX sebelum dan sesudah 5 minggu Sprint Interval Training (p<0,001). Kesimpulan: Terdapat perbedaan rerata nilai VO2MAX sebelum dan sesudah 5 minggu Sprint Interval Training pada anggota UKM Olahraga Fakultas Kedokteran Unsoed.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Cardiorespiratory endurance is the most important component in physical fitness. People who have good physical fitness have longer life expectancy and lower risks of death in old age. VO2MAX is a best objective indicator for cardiorespiratory endurance. VO2MAX can be improved by physical activity or exercise, one of the following effective and time-efficient exercise is high intensity interval training (HIIT). One type of HIIT is Sprint Interval Training (SIT). Objective: The aim of this study was to know the effect of 5 weeks Sprint Interval Training on VO2MAX in Medical Students of Jenderal Soedirman University. Methods: This study was an experimental study, with a pre and post test design without control. The subject was student of Medical Faculty, aged 18-25 years old with Body Mass Index 19-25 kg/m2 and moderately active. The sampling method was non probability sampling, consecutive sampling with 34 subjects. VO2MAX measured before and after 5 weeks Sprint Interval Training using Mulltistage Bleeptest. Result: Univariat analysis showed mean of VO2MAX before training was 35,74 ± 0,79 ml/kg/min. Mean of VO2MAX after training was 44,80 ± 0,94 ml/kg/min. Bivariat analysis showed significant effect of 5 weeks Sprint Interval Training on VO2MAX (p<0,001). Conclusion: There was an effect of 5 weeks Sprint Interval Training on VO2MAX in Medical Students of Jenderal Soedirman University.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save