Home
Login.
Artikelilmiahs
11315
Update
MIRZANIA MAHYA FATHIA
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIODEMOGRAFI DOKTER UMUM DI PUSKESMAS KABUPATEN BANYUMAS DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN KARSINOMA NASOFARING
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Karsinoma nasofaring (KNF) salah satu dari 5 keganasan tertinggi di Indonesia dan sering terdiagnosis dalam stadium lanjut. Gejala dan tanda karsinoma nasofaring tidak khas sehingga dibutuhkan kemampuan dan pengetahuan dokter yang baik dalam diagnosis dini penyakit ini. Pengetahuan dokter tentang KNF dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu karakteristik sosiodemografi berupa usia, jenis kelamin, pekerjaan, demografi wilayah kerja, pendidikan, dan perilaku membaca jurnal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik sosiodemografi dokter umum di Puskesmas Kabupaten Banyumas dengan tingkat pengetahuan KNF. Metode yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dengan metode total subject sampling. Jumlah sampel 87 dokter di Puskesmas seluruh Kabupaten Banyumas tahun 2015 dan berusia 24 – 60 tahun. Data diperoleh dari hasil kuesioner. Analisis statistik yang digunakan adalah uji Chi Square dan . uji Fisher Exact Test. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara karakteristik sosiodemografi kurikulum pendidikan (p= 0,02), keikutsertaan seminar KNF (p= 0,03), wilayah kerja puskesmas (p=0,03) dan hubungan yang tidak signifikan antara karakteristik sosiodemografi usia (p=0,22), jenis kelamin (p=0,39), lama kerja (p=0,06), akreditasi institusi (p=0,64), frekuensi membaca jurnal (p=0,78) dengan tingkat pengetahuan KNF dokter umum di Puskesmas Kabupaten Banyumas.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Nasopharyngeal carcinoma (NPC) is one of the 5th highest malignancy in Indonesia and often diagnosed at late stage. Symptoms and signs of nasopharyngeal carcinoma are not typical, so doctors should have good skill and knowledge for early diagnosis. Doctor’s knowledge of KNF is influenced by several factors: socio-demographic characteristics such as age, gender, occupation, demographic work, education, and reading jurnal frequency. The aim of this research is knowing the correlation between sociodemographic characteristics of general practitioner at Puskesmas in Banyumas District with knowledge level of nasopharyngeal carcinoma. Analytic method used was Observational analysis with Cross-Sectional approach. The sampling technique was Total Subject Sampling. Number of samples were 87 doctors in health centers (Puskesmas) through Banyumas year 2015 and aged 24-60 years. Data sources were from the questionnaire. The statistical analysis used was Chi Square test and Fisher Exact Test. The analysis results showed significant association between sociodemographic characteristics of curriculum (p=.02), NPC seminar participation (p=0.03), Puskesmas working area (p=0.03) and not significant association between sociodemographic characteristics of age ( p=0.22), sex (p= 0.39), length of work (p=0.06), the accreditation of the institution (p=0.64), journal reading frequency (p=0.78) with NPC knowledge level of general practitioners at Puskesmas in Banyumas District.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save