Home
Login.
Artikelilmiahs
11246
Update
ZELA PRASTIKA
NIM
Judul Artikel
Partisipasi Kader pada Kegiatan Posyandu dalam Upaya Meningkatkan Kesehatan Balita di Desa Limbasari Kecamatan Bobotsari Kabupaten Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Posyandu merupakan lembaga kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang sebagai wadah untuk memberikan pelayanan Kesehatan dan sosial dasar masyarakat. Posyandu merupakan tempat bagi balita untuk mendapatkan pelayanan yang baik, seperti penimbangan berat badan, pemberian makanan tambahan, dan pemberian imunisasi. Maka dari itu perlu adanya partisipasi dari kader, karena kader merupakan ujung tombak dari seluruh kegiatan yang dilaksanakan di posyandu. Tujuan penelitian ini membahas tentang bentuk partisipasi kader dan upaya untuk meningkatkan kesehatan balita. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Lokasi Penelitian di Desa Limbasari Kecamatan Bobotsari Kabupaten Purbalingga. sasaran penelitian kader posyandu dan ibu balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk partisipasi yang dilakukan oleh kader adalah 1.tenaga bahwa setiap kader memberikan tenaga mereka dalam setiap kegiatan posyandu tanpa mengharapkan imbalan, dan 2.uang atau materi, bentuk partisipasi uang atau materi diberikan guna membeli bahan makanan sebagai makanan tambahan untuk balita. Hal tersebut dipengaruhi oleh faktor internal seperti 1. Pengetahuan, bahwa pengetahuan mereka tentang posyandu dan pentingnya kesehatan akan mendorong para ibu untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan posyandu, 2. Usia, bahwa usia tidak menghalangi mereka untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan posyandu bahkan dengan usia mereka yang semakin bertambah membuat mereka termotivasi untuk menjadi kader agar bisa membantu ibu balita dalam meningkatkan kesehatan anaknya, 3. Pekerjaan, bahwa pekerjaan tidak menghalangi ibu untuk menjadi kader dan berpartisipasi dalam kegiatan posyandu karena 90% ibu yang menjadi kader adalah ibu rumah tangga dan selebihnya bekerja namun pekerjaannya tidak terlalu terikat dengan waktu sehingga dapat berpartisipasi dalam kegiatan posyandu. Selain faktor internal ada juga faktor eksternal yang mendorong ibu berpartisipasi dalam kegiatan posyandu yaitu 1. Keluarga, adapun bentuk dorongan yang diberikan oleh keluarga seperti mengantarkan ibu kader ke lokasi kegiatan posyandu, 2. Lokasi posyandu bahwa lokasi kegiatan posyandu tidak jauh dari rumah kader sehingga tidak menghalangi kader untuk berpartisipasi dalam kegiatan posyandu. Adapun upaya yang dilakukan kader untuk meningkatkan kesehatan balita dengan cara 1. memberikan makanan tambahan sebagai penambah asupan gizi balita, 2. pemberian vitamin A dan B secara rutin setiap 6 bulan sekali secara gratis kepada balita , 3. memberikan arahan dan penyuluhan mengenai kesehatan dan makanan bergizi untuk balita sehingga ibu balita dapat mengetahui makanan yang sehat dan bergizi untuk anaknya, 4. pemberian hadiah atau apresiasi kepada balita dengan adanya apresiasi tersebut dapat mendorong ibu balita selalu berpartisipasi dalam kegiatan posyandu sehingga balita dapat dipantau kesehatannya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Posyandu is a viable institutions grow and develop as a container to provide basic social and healt services community. Posyandu is a place for toddlers to get good service, as weighing weight, provision of supplementary food, and giving immunizations. Therefore also needs participation cadres because of cadres is the main of all the activities that were undertaken at the posyandu. The purpose of this research are discuss about the form of participation on cadres at posyandu activities and efforts to improve toddlers health. The research method used in this research is descriptive qualitative. This research located in Limbasari Village, Bobotsari, Purbalingga, the object of research are Posyandu cadres, and toddlers mother. The results showed that the shape of the volunteer's participation is 1. The power that each cadre give them power in every neighborhood health center activities without expecting anything in return, and 2. money or materials that form of participation given money or materials to purchase materials or food as a food supplement for given to toddlers. It is influenced by internal factors such as 1. Knowledge, that their knowledge of the neighborhood health center and health importance will encourage mothers to participate in the growth monitoring sessions, 2. Age, that age does not prevent them from participating in the neighborhood health center even with their age increasingly make them motivated to become cadres in order to help mothers in improving their health, 3. work, that the work does not preclude the mother to be a volunteer and participate in growth monitoring sessions for 90% of women cadre, is a housewife and the rest of the work yet work is not tied to time so that they can participate in growth monitoring sessions. besides internal factors there are also external factors that encourage mothers to participate in the growth monitoring sessions, namely 1. Family, while the form of encouragement given by the family as mother drove to the location cadres growth monitoring sessions, 2. Location neighborhood health center that growth monitoring sessions location not far from home cadre that does not blocking cadres to participate in growth monitoring sessions. The efforts made to improve infant health cadres in a way 1. provide additional food to supplement nutritional intake, 2. the provision of vitamin A and B on a regular basis every 6 months free of charge to children, 3. provide guidance and counseling on health and food nutritious for children so that mothers can find a healthy and nutritious food for their children, 4. appreciation gifts or toddler with such appreciation can encourage mothers always participate in growth monitoring sessions so that children can be monitored his health.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save