Home
Login.
Artikelilmiahs
11238
Update
NUNUNG HASANAH
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN ANTARA TEKANAN DARAH DENGAN SKOR APGAR BAYI BARU LAHIR PADA IBU PREEKLAMSIA DENGAN SEKSIO SESAREA YANG MENGGUNAKAN ANESTESI SPINAL DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Preeklampsia adalah sindrom spesifik kehamilan berupa berkurangnya perfusi organ akibat vasospasme dan aktivasi endotel dan merupakan salah satu dari tiga penyebab utama kematian ibu disamping perdarahan dan infeksi. Pada pasien preeklamsia berat pengakhiran kehamilan dapat dilakukan dengan seksio sesarea maupun induksi persalinan pervaginam. Seksio sesarea terbukti dapat menyebabkan kematian ibu sebesar 15,6%, kejadian asfiksia sedang dan berat sebesar 8,7% dari 1.000 kelahiran hidup, dan kematian neonatal dini sebesar 26,8% per 1.000 kelahiran hidup. Asfiksia neonatorum sendiri dapat menyebabkan skor APGAR (Appearance Pulse Grimace Activity Respiration) yg rendah. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan antara tekanan darah dengan skor APGAR bayi baru lahir pada ibu preeklamsia dengan seksio sesarea yang menggunakan anestesi spinal di RSUD Prof. Dr Margono Soekarjo Purwokerto. Penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dan didapatkan 30 pasien yang memenuhi kriteria inklusi: ibu hamil yang menjalani operasi seksio sesarea dengan umur kehamilan aterm, jumlah bayi yang dikandung tunggal, ibu hamil dengan diagnosis preeklamsia, dan menggunakan anestesi spinal pada seksio sesarea. Analisis data yang digunakan adalah tes Spearman. Hasil uji korelasi spearman diperoleh nilai r = -0,55 (p 0,774), r = -0,14 (p 0,460), r = -0,34 ( p 0,0,62) yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara MAP dengan skor APGAR menit ke-1, 5, dan 10. Tidak terdapat hubungan antara tekanan darah dengan skor APGAR bayi baru lahir pada ibu preeklamsia dengan seksio sesarea yang menggunakan anetesi spinal di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto
Abtrak (Bhs. Inggris)
Preeclampsia is a spesific syndrome in pregnancy. It can reduces organ perfusion due to vasospasm and endothelial activation and it is one of the three main causes of maternal mortality in addition to bleeding and infection. In patients with severe preeclampsia, pregnancy termination can be done by sectio caesarea or induction of vaginal delivery. Sectio caesarea can causes maternal mortality (15.6%), moderate and severe asphyxia (8.7% from 1,000 live births), and early neonatal mortality (26.8% per 1,000 live births). Neonatal asphyxia can be the cause of the low APGAR (Appearance Pulse Grimace Activity Respiration) scores that low. To know the correlation between blood pressure with APGAR scores of newborns in mothers with preeclampsia sectio caesaria in spinal anesthesia at RSUD Prof. Dr Margono Soekarjo Purwokerto. This study used an analytic observational design with cross-sectional approach. This study also used consecutive sampling technique and found 30 patients who fulfilling the inclusion criteria: pregnant women who underwent sectio caesarea at term gestation age, single fetus, pregnant women with preeclampsia diagnosis, and the use of spinal anesthesia in sectio caesarea. Data was analysed with the Spearman test. Spearman correlation test results obtained the value of r = -0.55 (p 0.774), r = -0,14 (p 0,460), r = -0,34 ( p 0,0,62) which means there is no significant relationship between the MAP with APGAR scores the minute 1, 5, and 10. There was no significant relationship between blood pressure with APGAR scores of newborns in mothers with preeclampsia sectio caesarea in spinal anesthesia in RSUD Prof. Dr Margono Soekarjo Purwokerto.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save