Home
Login.
Artikelilmiahs
11226
Update
MASYKUR SUNAJI
NIM
Judul Artikel
KAJIAN PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI VARIETAS TANGGAMUS TERHADAP PEMBERIAN PUPUK HAYATI E-PLUS 1-0-1 PADA BERBAGAI JARAK TANAM
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanian yang terletak di Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Persiapan penelitian dimulai dari tanggal 20 April 2014 dilanjutkan dengan penanaman pada tanggal 6 Mei 2014 hingga panen di tanggal 14 Agustus 2014. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Perlakuan yang diberikan terdiri dari dua faktor percobaan. Faktor pertama adalah jarak tanam yang terdiri dari tiga variasi yaitu J1 (20x20) cm, J2 (20x25) cm, dan J3 (25x25) cm. Faktor kedua adalah pemberian pupuk E-Plus 1-0-1 pada berbagai dosis, yaitu D0 (kontrol), D1 (2 liter pupuk E-Plus 1-0-1) dan D2 (4 liter pupuk E-Plus 1-0-1 dengan pemberian dibagi menjadi 2 termin). Variabel yang diamati dibagi menjadi dua bagian utama, yaitu komponen pertumbuhan yang meliputi tinggi tanaman, jumlah daun tunggal, jumlah daun trifoliat, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, jumlah cabang, luas daun, laju asimilasi bersih, dan laju pertumbuhan tanaman. Bagian kedua adalah komponen hasil tanaman yaitu indeks panen, berat segar akar, berat kering akar, jumlah polong isi per tanaman, jumlah biji per tanaman, dan bobot 100 biji. Hasil penelitian menunjukkan 1) Respon pertumbuhan yang ditunjukkan tanaman pada variasi jarak tanam hanya mempengaruhi tiga variabel pengamatan yaitu jumlah daun tunggal, jumlah daun trifoliat, dan jumlah cabang tanaman. Kombinasi jarak tanam tidak berpengaruh pada komponen hasil tanaman. 2) Pemberian pupuk E-Plus 1-0-1 pada berbagai dosis tidak mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai varietas tanggamus. 3) Kombinasi jarak tanam dan pemberian pupuk E-Plus 1-0-1 tidak berpengaruh pada variabel pertumbuhan tanaman, tetapi menunjukkan pengaruh nyata pada komponen hasil tanaman, yaitu indeks panen dan bobot 100 biji. 4) Indeks panen tertinggi ada pada kombinasi jarak tanam 20x25 cm dan dosis pupuk 2 liter per petak dengan nilai 0,84. Bobot 100 biji tertinggi terdapat pada kombinasi jarak tanam 20x20 cm dan dosis pemupukan kontrol dengan nilai 10,28.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research conducted at farm land in Karanggintung Village, Sumbang Sub-District, Banyumas Regency. Research preparation started from April 20th 2014 continued with plantation in May 6th 2014 until harvest phase in August 14th 2014. The experimental design were used is randomized complete block design and give two treatments, E-Plus 1-0-1 fertilizer application and variation of planting distance. Variation doses were given to plants are D0 (control/no fertilization), D1 (2 liter E-Plus 1-0-1 fertilizer), and D2 (4 liter E-Plus 1-0-1 fertilizer which is divided into two termins). Planting distance were used on this research are J1 (20x20 cm), J2 (20x25 cm), and J3 (25x25 cm). Observation variable were divided into two main part, first part is growth component which consist plant height, amount of single leaf, amount of trifoliat leaf, plant fresh weight, plant dry weight, branch amount, leaf area, net assimilation rate, and growth plant rate. Second part is yield component which consist harvest index, fresh weight of roots, dry weight of roots, amount filled pod by plant, beans amount by plant, and weight of a hundred beans. The result is 1) Growth response which is showed by plant on plant distance variation just affect three observation variables, that is amount of single leaf, amount of trifoliat leaf, and branch amount. Plant distance combination did not affect on yield component. 2) E-Plus 1-0-1 fertilization application on various doses did not affect plant growth and yield tanggamus varieties. 3) Plant distance combinationand fertilization application did not affect on plant growth variable, but give real effect in yield components that is harvest index and weight of a hundred beans. 4) Highest harvest index showed on J2D1 combination and the highest weight of a hundred beans showed on J1D0 combination.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save