Home
Login.
Artikelilmiahs
11224
Update
DWI AGUNG SUHARJONO
NIM
Judul Artikel
FAKTOR INTENSITAS PENYULUHAN TERHADAP PRODUKTIVITAS PADI DI DESA CANDUK, KECAMATAN LUMBIR, KABUPATEN BANYUMAS THE FACTORS OF COUNSELING INTENSITY TO RICE PRODUCTIVITY IN CANDUK VILLAGE, LUMBIR, BANYUMAS REGION
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pemerintah dalam rangka mensukseskan program pembangunan pertanian memberikan dasar-dasar pengetahuan kepada petani. Penyuluhan adalah cara atau metode yang digunakan untuk memberikan pengetahuan kepada petani dengan tujuan meningkatkan produktivitas padi. Penyuluhan diadakan dengan sasaran petani yang tergabung dalam gapoktan Fajar Baru Desa Canduk. Penyuluhan merupakan proses diskusi antara PPL dengan petani yang didalamnya diajarkan cara-cara yang digunakan untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam bertani. Seluruh petani yang ada di Desa Canduk sudah otomatis menjadi anggota poktan, tetapi tidak semua anggota ikut aktif dalam penyuluhan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah persepsi tentang kegiatan penyuluhan, luas kepemilikan lahan dan jarak rumah petani dengan balai pertemuan. Penelitian dengan judul “Faktor Intensitas Penyuluhan terhadap Produktivitas Padi di Desa Canduk, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas” ini bertujuan untuk mengungkap apakah benar persepsi petani dan luas kepemilikan lahan berpengaruh terhadap intensitas petani dalam mengikuti penyuluhan hubungannya dengan produktivitas padi di Desa Canduk. Penelitian ini dilakukan terhadap anggota gapoktan Fajar Baru Desa Canduk. Metode penelitian yang digunakan yaitu survai eksplanatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan random sampling. Adapun rumus yang digunakan mengacu pada rumus Suharsimi Arikunto yaitu, jika subyek diatas 100 maka diambil antara 10%-15% atau 20%-25% tergantung kemampuan peneliti. Proses pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan kuesioner. Adapun analisis data yang dipakai menggunakan korelasi parsial Hasil penelitian ini menunjukan bahwa persepsi yang baik tentang kegiatan penyuluhan dan luas kepemilikan lahan yang berbeda akan berpengaruh terhadap intensitas petani dalam mengikuti penyuluhan, sedangkan intensitas mengikuti penyuluhan yang dipengaruhi oleh faktor persepsi petani dan luas kepemilikan lahan akan mempengaruhi produktivitas padi yang diperoleh di Desa Canduk. Sebagian besar petani menganggap bahwa penyuluhan memberikan manfaat dan pengetahuan kepada mereka yang akan menunjang produktivitas padi yang diperoleh. Berdasarkan hasil dari peneitian ini maka diperlukan peran serta lembaga desa untuk mendukung setiap kegiatan penyuluhan yang ada dengan cara hadir dalam setiap pertemuan kalompok tani sehingga petani akan lebih termotivasi dalam mengikuti penyuluhan, selain itu untuk menunjang produktivitas padi yang lebih maksimal diperlukan adanya pola tanam yang serempak dalam mengikuti jadwal tanam, mengingat kondisi pengairan pada sawah di Desa Canduk merupakan tadah hujan sehingga kegiatan tanaman dipengaruhi oleh kondisi air hujan yang ada.
Abtrak (Bhs. Inggris)
In order to succeed the agricultural development program, the government provides basic knowledges to farmers. Counseling is a method to provide knowledges to the farmers in order to increase rice productivity. Counseling is held by having farmers who are joint in Farmers Community (Gapoktan) Fajar Baru in Canduk village as the target. Counseling is done by doing a discussion between the PPL with the farmers who are taught the ways used to overcome the obstacles in farming. All farmers in Canduk village have automatically became a member of Farmers Community (Gapoktan) , but not all members actively participate in the counseling. It is caused by several factors, including the perception about the counseling activity, the land wide and the distance of the farmhouse with the meeting hall. The research entitled "The Factors of Counseling Intensity to Rice Productivity in Canduk Village, Lumbir, Banyumas Region.” aims to describe whether the perception of farmers and the land wide influence on the farmers intensity in joining the counseling and also the effect on rice productivity. This research was carried out to Fajar Baru members in Canduk village. The research used an explanatory survey as the method. The sampling technique in this research is random sampling, which in this sampling technique, the researcher "mix" the subjects in the population so that all subjects are considered equal. The formula which is used in this research is based on a formula from Suharsimi Arikunto saying that if the subject is above 100 then it’s taken between 10% -15% or 20% -25% depending on the ability of the researcher. The data collection processes are observation, interviews and questionnaires. The data analysis that is used is by using partial correlation. The result of this research shows that a good perception of counseling activity and the land wide which different each other will affect toward farmers’ intensity in following the counseling. Meanwhile the intensity of following the counseling affected by farmers’perception factors and the land wide will affect toward the productivity of rice in Canduk village. Most of farmers think that the counseling gives benefits and knowledges for them that support the rice productivity. Based on the result of this research, the participation of village institutions to support the counseling activity by joining the meeting of farmer community is absolutelt needed, so farmers will more triggered in joining the counseling. Besides, to support the rice produktivity in maximum level, the same plant pattern in following the planting schedule is needed regarding with the condition of the irrigation of the rice field in Canduk village which is rainfed so planting activity is affected by the rain.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save