Home
Login.
Artikelilmiahs
11223
Update
ASTRI PRATIWI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH TINGKAT KEASAMAN DAN INTENSITAS CAHAYA TERHADAP PERTUMBUHAN MISELIUM Tremella fuciformis PADA MEDIUM POTATO DEXTROSE YEAST AGAR
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tremella fuciformis (jamur kuping putih) adalah jamur yang telah dikenal sebagai edible mushroom dan medicinal mushroom. Jamur kuping putih ini merupakan salah satu spesies dari kelas Heterobasidiomycetes dengan tubuh buah berbentuk seperti rumbai-rumbai, merekah tidak beraturan, berwarna putih bening seperti agar-agar. Jamur ini tumbuh di daerah tropis, dapat ditemukan di permukaan kayu yang sudah lapuk dari pohon berdaun lebar. Berdasarkan kandungan nutrisi dan khasiatnya, T. fuciformis memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai bahan makanan dan obat, namun masih kurangnya penelitian mengenai jamur tersebut menjadi kendala dalam usaha pengembangannya. Informasi awal yang umumnya dibutuhkan adalah medium yang digunakan dan faktor lingkungan yang mempengaruhi. Informasi tersebut sangat penting digunakan untuk mengetahui pengaruh tingkat keasaman medium tanam dan intensitas cahaya terhadap pertumbuhan miselium jamur T. fuciformis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1). Pengaruh tingkat keasaman medium tanam dan intensitas cahaya terhadap pertumbuhan miselium jamur T. fuciformis, 2). Tingkat keasaman medium tanam dan intensitas cahaya yang tepat untuk pertumbuhan miselium jamur T. fuciformis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang digunakan yaitu tingkat keasaman (pH 4, 5, 6, dan 7) dan cahaya (terang, gelap terang, dan gelap). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 36 satuan percobaan. Data hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa pengaruh tingkat keasaman dan intensitas cahaya sangat berpengaruh terhadap diameter koloni miselium. Tingkat keasaman medium tanam dan intensitas cahaya yang tepat untuk pertumbuhan miselium jamur T. fuciformis adalah pada medium PDYA pH 6 dalam kondisi gelap (0 lux)
Abtrak (Bhs. Inggris)
Tremella fuciformis (white mushroom) is a fungus known as edible mushroom and medicinal mushroom. This white mushroom is one of the species of the class Heterobasidiomycetes with fruiting bodies shaped like tassels, irregularly splitted, gelatinous translucent white-like. This fungus grows in the tropics, can be found on the surface of the rotted wood of broad-leaved trees. Based on nutrient content and usefulness, T. fuciformis has great potential to be developed as food and medicine, but there’s still lack of research on this kind of fungus that could be obstacle in it’s development. Initial information that generally required is the medium that used and influencing environmental factors. Those information are essential to determine the influence of plant-medium acidity and light intensity toward the growth of fungal mycelium of T. fuciformis. This study aims to determine: 1). Determine the influence of plant-medium acidity and light intensity toward the growth of fungal mycelium of T. fuciformis, 2). Knowing appropriate plant-medium acidity and light intensity for the growth of fungal mycelium of T. fuciformis. The method used in this study was the experimental method with Completely Randomized Design (CRD). The treatment used were the acidity levels (pH 4, 5, 6, and 7) and light (light, dark, light, and dark). Each treatment was repeated 3 times, therefore there were 36 experimental units. Research data results indicated that the effects of acidity and light intensity influenced the diameter of the mycelial colony. The best colonies growth of mycelium of T. fuciformis was at PDYA medium with a pH of 6 in the dark (0 lux).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save