Home
Login.
Artikelilmiahs
11171
Update
MAYUBU KARTIKA
NIM
Judul Artikel
Hubungan Durasi Pemberian ASI dengan Kejadian Diare Pada Bayi Usia 6-11 Bulan di Puskesmas Baturaden I
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang. Makanan utama yang diberikan pada bayi pada awal kehidupan adalah Air Susu Ibu (ASI). Bayi yang diberi ASI dapat membantu mekanisme pertahanan terhadap penyakit karena mengandung zat antibodi dan mampu menunjang pertumbuhan. Cakupan pemberian ASI di Kabupaten Banyumas tahun 2013 sebesar 55,8%. Bayi yang tidak mendapatkan ASI lebih memungkinkan untuk terserang penyakit. Salah satu penyakit yang sering menyerang bayi adalah diare. Kejadian diare di Kabupaten Banyumas mengalami peningkatan di tahun 2013 menjadi 30,95%. Tujuan. Mengetahui hubungan durasi pemberian ASI dengan kejadian diare pada bayi usia 6-11 bulan di Puskesmas Baturaden I. Metode. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Responden penelitian ini adalah 42 ibu yang memiliki bayi yang berusia 6-11 bulan yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Responden penelitian ini mengisi kuesioner yang termasuk lembar informed consent di dalamnya. Uji korelasi Spearman digunakan untuk mengetahui hubungan durasi pemberian ASI dengan kejadian diare. Hasil. Terdapat hubungan yang signifikan durasi pemberian ASI dengan kejadian diare di Puskesmas Baturaden I (p=0,008) dengan (r=-0,407). Kesimpulan. Durasi pemberian ASI berhubungan dengan kejadian diare pada bayi usia 6-11 bulan di Puskesmas Baturaden I. Kata kunci : Durasi Pemberian ASI, Kejadian Diare, ASI
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background. The main food that given to infants in early life is breastmilk (ASI). Breastfeedingenhances a defense mechanism against disease because it contains antibodies and able to support the growth. Coverage of breastfeeding in Banyumas in 2013 approached to 55.8%. Babies who are not breastfed are more likely infected. One of the disease that often affect infants is diarrhea. The incidence of diarrhea in Banyumas increased in 2013 to 30,95%. Purpose. Determine the association between duration of breastfeeding with the incidence of diarrhea in 6-11 month old babies in Baturaden I Public Health Center. Method. This is a crosss sectional study. The respondents of this study were 42 mothers with babies aged 6-11 month who have fullfil the inclusion and exclusion criteria. The respondent fill the form including informed consent form. Spearman correlation test was used to determine the duration of breastfeeding relationship with the incidence of diarrhea. Results. There is a significant association between duration of breastfeeding with incidence of diarrhea in Baturaden I Public Health Center (p=0,008) with (r=-0,407). Conclusion. Duration of breastfeeding has an association with incidence of diarrhea in 6-11 month old babies in Baturaden I Public Health Center. Keywords: Duration of breastfeeding, Diarrhea, Breastfeeding
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save