Home
Login.
Artikelilmiahs
11157
Update
CENDANA KURNIAWATI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS DAYA SAING KOMODITAS DURIAN (Durio zibethinus) DAN DAMPAK KEBIJAKAN PEMERINTAH MENJELANG ASEAN ECONOMIC COMMUNITY 2015 DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tahun 2015 akan diwujudkan ASEAN Economic Community (AEC), dengan salah satu elemen utamanya adalah arus bebas barang/produk pertanian. Hal ini menjadi tantangan dan peluang bagi Indonesia untuk dapat bersaing dengan negara-negara ASEAN. Durian merupakan salah satu komoditas asli ASEAN yang potensial untuk dikembangkan karena konsumsi dan harga jual durian dunia cenderung meningkat. Permasalahan utama durian nasional adalah kualitas dan produksi yang masih rendah. Kabupaten Banyumas merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang menghasilkan durian berkualitas, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing, dampak kebijakan pemerintah, dan pengaruh perubahan produktivitas, harga, dan kurs rupiah terhadap komoditas durian di Kabupaten Banyumas menjelang AEC 2015. Metode yang digunakan adalah Matriks Analisis Kebijakan (PAM) dan analisis sensitivitas. Hasil analisis menunjukkan komoditas durian di Kabupaten Banyumas memiliki daya saing, karena nilai Rasio Biaya Privat (PCR) dan Rasio Biaya Sumber daya Domestik (DRC) kurang dari satu serta nilai keuntungan privat dan sosial yang positif. Secara keseluruhan dampak kebijakan pemerintah terhadap daya saing durian di Kabupaten Banyumas memberikan insentif bagi petani, kecuali di sisi ouput karena harga jual durian lebih rendah dibanding harga sosialnya. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa produktivitas, harga durian, dan kurs rupiah mempengaruhi daya saing durian di Kabupaten Banyumas. Upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi dan kualitas durian perlu ditingkatkan agar petani durian di Kabupaten Banyumas mampu menghadapi AEC 2015.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The 2015 year will be manifested ASEAN Economic Community (AEC), one of main elements is free trade of agricultural products/goods. This is a challenge and opportunity for Indonesia to compete with ASEAN countries. Durian is one of the original ASEAN commodity which potential to be developed because the world’s durian consumption and price increase year by year. However, the domestic durian facing various problems, especially quality and production is still low. Banyumas regency is one of areas in Indonesia that produces high quality durian, so this research aims to analyze of the competitiveness, the government policy effect, and the influence of changes in productivity, price, and rupiah exchange rate against durian commodity in there towards AEC 2015. The methods are Policy Analysis Matrix (PAM), and sensitivity analysis. The results is durian commodity in Banyumas Regency have competitiveness, because the value of Private Cost Ratio and Domestic Cost ratio less than one and the value of private and social benefits are positive. For all, the impact of government policy for durian commodity incentively to the farmer, except in output, because the private price durian is cheaper than social price durian. Sensitivity analysis indicates that productivity, the price of durian, and rupiah exchange rate affect the competitiveness of durian in Banyumas regency. The Government must be efforted to increase production and quality of durian, so the durian farmer’s will ready in face of ASEAN Economic Community 2015 in Banyumas regency.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save