Home
Login.
Artikelilmiahs
11131
Update
RIYAN IKHRAMULLAH
NIM
Judul Artikel
DIFUSI INOVASI PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) DI KELURAHAN KARANGKLESEM KECAMATAN PURWOKERTO SELATAN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Meningkatnya pertumbuhan penduduk yang tidak diiringi jaminan kesejateraan bagi setiap individu akan menimbulkan banyak masalah, salah satunya adalah masalah kesehatan. Dalam rangka menanggulangi masalah kesehatan di Indonesia, pemerintah mengeluarkan program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses difusi inovasi program JKN di Kelurahan Karangklesem Kabupaten Banyumas beserta faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk memperoleh data dari informan, peneliti melakukan wawancara mendalam terhadap 8 informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Sedangkan data sekunder, peneliti peroleh dari hasil observasi dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan tekink triangulasi data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa proses difusi inovasi program JKN di Kelurahan Karangklesem melalui beberapa tahap yaitu tahap mengenal program JKN, tahap pertimbangan terhadap program JKN, tahap adopsi program JKN dan tahap keberlanjutan adopsi program JKN. Adapun faktor yang mendukung difusi inovasi yaitu kesesuain antara JKN dengan kebutuhan masyarakat dan peran stakeholder, kemudian faktor yang menghambat difusi inovasi JKN yaitu besaran iuran yang diwajibkan dianggap memberatkan, sifat kepesertaan JKN seumur hidup bagi peserta yang sudah mendaftar dan kerumitan program JKN.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The increase of people’s growth with no access to prosperity guarantee for everyone would make many problems, such as health problem. In order to overcome health problem in Indonesia, the government has issued JKN which is held by BPJS Kesehatan. The aims of this study are to determine diffusion of innovation process of JKN in the Village of Karangklesem District of Banyumas as well as supporting and barrier factors. This study uses descriptive method with qualitative approachment. To obtain data, in-depth interview was done on eight informants who are chosen by purposive sampling technique. Secondary data are obtained by observation and documentation. The data has tested by triangulation technique. This study concludes that diffusion of innovation process of JKN in the Village of Karangklesem divided into several steps which are recognizing program, considering, adopting and sustaining the adoption of JKN program. The factors supporting diffusion innovation process are the comapibility relevancy between JKN program with people’s need and stakeholder’s role. The barrier factors of JKN diffusion of innovation process are insurance premium, JKN lifetime membership and the complexity of the JKN program.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save