Home
Login.
Artikelilmiahs
11098
Update
VANESSA ANINDITA YOGA JAYA
NIM
Judul Artikel
Implementasi Kebijakan Transportasi Massal Bus Trans Metro Bandung (TMB) Koridor II Jurusan Cicaheum – Cibeureum Di Kota Bandung
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pemerintah Kota Bandung untuk menyelesaikan permasalahan pada sistem transportasi dan kemacetan lalu lintas telah mengoperasikan moda transportasi massal Trans Metro Bandung (TMB). Penelitian tentang transportasi massal di Kota Bandung menjadi penting guna mengetahui implementasi kebijakan ini di lapangan yang sesungguhnya. Penelitian ini difokuskan kepada faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi diantaranya komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Penelitian telah dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dan teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling dan teknik aksidental. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Trans Metro Bandung koridor II belum menunjukkan hasil yang maksimal dikarenakan masih rendahnya minat masyarakat Kota Bandung untuk menggunakan bus Trans Metro Bandung, kondisi sarana dan prasarana pada Trans Metro Bandung koridor II belum mencukupi dari kualitas maupun kuantitas, serta masih terdapat petugas yang kurang berkomitmen dalam menjalankan tugasnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Bandung City Government to resolve the problem of transportation systems and traffic congestion has been operating mode of mass transportation Trans Metro Bandung. Research on mass transportation in the city of Bandung be important in understanding the implementation of this policy on the real field. This study focused on the factors that affect the successful implementation such communication, resources, disposition and bureaucratic structure. Research has been conducted by using descriptive qualitative approach, and the informant selection techniques using purposive sampling and accidental techniques. The results of this study indicate that the implementation of Trans Metro Bandung corridor II not show maximum results due to very low interest of people in Bandung to use Trans Metro Bandung, the condition of infrastructure in the Trans Metro Bandung corridor II insufficient of quality and quantity, and there are officers who less committed in carrying out their duties.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save