Home
Login.
Artikelilmiahs
11090
Update
MOCHAMAD BEKTI ARIJUDDIN
NIM
Judul Artikel
MARJIN PEMASARAN CARICA DIENG DARI PRODUSEN HINGGA KONSUMEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Marjin Pemasaran Carica Dieng Dari Petani Hingga Konsumen” Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola saluran pemasaran, menganalisis margin pemasaran, mengetahui tingkat efisiensi, dan menganalisis elastisitas transmisi harga pada pemasaran buah carica Dieng di Desa Sembungan Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantatif dengan data primer dan data sekunder pada pemasaran buah carica dimana terlebih dahulu dilakukan perhitungan dengan alat analisis yang ada baru kemudian dijelaskan dalam bentuk deskriptif. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Pola Saluran Pemasaran, Marjin Pemasara, Farmer’s share, Elastisitas Transmisi Harga. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa terdapat dua saluran pemasaran carica di Desa Sembungan yaitu I: petani, pedagang pengepul, pedagang pengecer, konsumen (10,00 persen), dan II: petani, pedagang pengepul, perajin manisan carica, konsumen (90,00persen). Nilai margin pemasaran carica di Kabupaten Wonosobo sangat tinggi yaitu sebesar 50,00 persen pada saluran pemasaran I dan 90,00 persen pada saluran pemasaran II. Nilai elastisitas transmisi harga lebih kecil dari pada satu yaitu sebesar 0,558 diartikan bahwa keadaan pasar tidak bersaing secara sempurna. Kedua saluran pemasaran carica di Desa Sembungan belum efisien secara efisiensi operasional. Implikasi dari penelitian ini Sebaiknya petani carica menjual hasil produksinya kepada saluran pemasaran satu yang memiliki farmer’s share lebih tinggi dibandingkan saluran pemasaran dua. Para petani carica sebaiknya lebih mendorong keaktifan di kelompok tani yang dapat dilakukan dengan membentuk suatu lembaga pemasaran buah carica yang jelas aturan mainnya. Hal ini bertujuan untuk memperkecil margin pemasaran dengan meningkatkan harga jual buah carica. Diharapkan para petani lebih mendorong kegiatan pascapanen dengan melakukan pengolahan buah carica guna meningkatkan nilai tambah sehingga petani mendapatkan harga (farmer’s share) yang lebih besar. Perlu adanya partisipasi dari akademisi maupun dinas terkait guna melakukan sosialisasi ataupun penyuluhan dalam mengolah produk-produk buah carica selain manisan. Hal ini dapat menambah varian makanan bagi masyarkat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research, entitled "Marketing Margin Carica Dieng From Farmers To Consumers" The purpose of this research was to determine the pattern of marketing channels, analyze marketing margins, knowing the level of efficiency, and analyze the price transmission elasticity in marketing carica Dieng fruit in the Sembungan Village Kejajar District Wonosobo regency. This is a descriptive quantitative research with primary data and secondary data on the marketing of fruit Carica which first performed calculations with existing analysis tools then described in a descriptive form. Analyzer used in this research that pattern Channel Marketing, Margins Pemasara, Farmer's share, Transmission Price Elasticity. Based on these results it can be seen that there are two marketing carica channels in the Sembungan village is I: petani, pedagang pengepul, pedagang pengecer, konsumen (10,00 persen), dan II: petani, pedagang pengepul, perajin manisan carica, konsumen (90,00persen). Carica marketing margin value in Wonosobo regency very high at 50.00 percent in marketing channels I and 90.00 per cent in the marketing channel II. Elasticity of price transmission is smaller than the one in the amount of 0.558 means that the state is not perfectly competitive market. Both carica marketing channels in the village of Sembungan not efficient operational efficiency. The implications of this research recommend that farmers sell their products Carica to marketing channels I, which has a farmer's share is higher than the marketing channel II. Farmers carica should further encourage activity in the farmer groups that can be do by forming a marketing agency carica fruit clear rules. It aims to reduce the marketing margin by increasing the selling price carica fruit. Expected to further encourage farmers to undertake post-harvest activities carica fruit processing in order to increase the added value so that farmers get the price (the farmer's share) is greater. The need for the participation of academics and relevant agencies in order to socialize or counseling in processing products in addition candied fruit Carica. It can add a variant of food for the community.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save