Home
Login.
Artikelilmiahs
11074
Update
ADY EMA KARTIKA SARI, S.P
NIM
Judul Artikel
KEMAJUAN SELEKSI PADI PROTEIN TINGGI PADA POPULASI F5 PERSILANGAN MENTIK WANGI×G39 DAN G39×CIHERANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Evaluasi tanaman pada populasi F5 dapat dilakukan dengan mengukur kemajuan seleksi. Kemajuan seleksi merupakan parameter genetik dalam proses seleksi. Estimasi parameter genetik dapat membantu dalam memilih metode seleksi, memahami aksi gen dan variasi genetik pada tanaman. Jumlah dan aksi gen dapat diketahui dengan menghitung nilai skewness dan kurtosis. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh nilai kemajuan seleksi padi populasi F5 berdasarkan bobot biji per rumpun, dan mengetahui aksi gen yang mengendalikan kandungan protein dan komponen hasil. Seleksi dilakukan pada dua populasi (Mentik Wangi×G39 dan G39×Ciherang) generasi F4 dan F5 dengan rancangan augmented design. Kemajuan seleksi dievaluasi berdasarkan kandungan protein dan komponen hasil (jumlah anakan produktif, panjang malai, persentase gabah isi, tinggi tanaman, bobot 1000 biji, dan bobot biji per rumpun). Nilai skewness dan kurtosis dianalisis menggunakan program analisis R. Hasil penelitian menunjukkan kemajuan seleksi positif 0,55 terjadi pada kandungan protein persilangan Mentik Wangi×G39, sebaliknya pada persilangan G39×Ciherang menunjukkan kemajuan seleksi negatif 0,57. Kandungan protein persilangan Mentik Wangi×G39 dikendalikan oleh aksi gen aditif dan ada interaksi gen, sedangkan persilangan G39×Ciherang juga dikendalikan oleh aksi gen aditif tetapi tidak ada interaksi gen. Karakter komponen hasil dikendalikan oleh aksi gen aditif dan tidak ada interaksi gen.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Population F5 of rice can be evaluated by response selection. Response selection is genetic parameter in selection. Estimation of genetic parameter used for pick out the method selection, known gene action, and genetic variation in plant. Total gene and gene action can be analyzed by skewness and kurtosis. This study aim to get response selection value analysis in F5 population based on grain weight in clumps of rice and find out action gene that control protein content and yield component. Selection F4 and F5 generation in two populations (Mentik Wangi×G39 and G39×Ciherang) used augmented design. Evaluation response selection based on grain protein content and yield components (number of productive tillering, panicle length, percentage filled grain in panicle, plant height, 1000-grain weight, and grain weight in clumps of rice). Skewness and kurtosis analyzed use R analysis program. The result showed there is 0,55 response selection positive in grain protein content Mentik Wangi×G39, otherwise G39×Ciherang showed response selection negative 0,57. Protein content in Mentik Wangi×G39 controlled by additive gene action and had interaction genes, whereas in G39×Ciherang also controlled by additive gene action but absent gene interactions. Yield components controlled by additive gene action and absent gene interactions.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save