Home
Login.
Artikelilmiahs
11058
Update
SUCI RAHMAYANTI NAJJAH
NIM
Judul Artikel
Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Pengawas Menelan Obat (PMO) Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis Paru di RS Paru Sidawangi Cirebon
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Angka prevalensi Tuberkulosis Paru (TB Paru) di Indonesia masih tinggi. Pengobatan jangka panjang, frekuensi minum obat yang setiap hari dan kurangnya kesadaran penderita akan penyakitnya seringkali membuat pasien TB Paru menjadi tidak patuh dalam menjalani pengobatannya. Peran Pengawas Menelan Obat (PMO) pada pasien TB Paru diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan pasien dalam pengobatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku PMO terhadap kepatuhan minum obat pasien TB Paru di RS Paru Sidawangi Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah cross-sectional, dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Responden yang digunakan sebanyak 81 responden PMO dan 81 pasien TB Paru Basil Tahan Asam (BTA) positif di RS Paru Sidawangi Cirebon. Alat pengumpulan data adalah kuesioner mengenai pengetahuan PMO, serta perilaku PMO. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dilakukan untuk mencari hubungan antara pengetahuan PMO, serta perilaku PMO terhadap tingkat kepatuhan minum obat pasien TB paru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan perilaku PMO terkait TB Paru dalam kategori baik, namun kepatuhan minum obat pasien TB Paru dalam kategori rendah. Berdasarkan hasil analisis bivariat, pengetahuan PMO tidak memiliki hubungan terhadap kepatuhan minum obat pasien TB Paru (p = 0,951), dan perilaku PMO tidak memiliki hubungan terhadap kepatuhan minum obat pasien TB Paru (p = 0,924). Sehingga kesimpulan dari penelitan ini adalah tidak terdapatnya hubungan antara pengetahuan dan perilaku PMO terhadap kepatuhan minum obat pasien TB Paru di RS Paru Sidawangi Cirebon.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Prevalence of Pulmonary Tuberculosis in Indonesia is still high. A long medical treatment, the frequency of the medication every day and a lack of awareness patient with their disease often make them not patiently to take the treatment. To improve the compliance of Pulmonary TB patients can be done with Supervisory role Swallowing Drugs Controller (PMO). The purpose of this study is to determine the relationship between knowledge and behavior of Swallowing Drugs Controller (PMO) against drug compliances of Pulmonary TB patients in RS Paru Sidawangi Cirebon. The study was designed with cross-sectional approach and purposive sampling, each of the samples obtained were 81 respondents PMO and 81 respondents Pulmonary TB patients in BKPM Purwokerto. Data collection tool was a questionnaire consisting of three aspects, namely knowledge of PMO, behavior of PMO, as well as compliances of Pulmonary TB patients. Bivariate analysis using Chi – square test is performed to find relationship between knowledge and behavior of Swallowing Drugs Controller (PMO) against drug compliances of Pulmonary TB patients. The results showed that knowledge and behavior of PMO in the good category, but drug compliances of Pulmonary TB patient in low category. The result of analysis bivariate showed that knowledge (p = 0,951) doesn’t have relationship with drug compliances of Pulmonary TB patients and behavior (p = 0,951) doesn’t have relationship with drug compliances of Pulmonary TB patients. The conclusion of this research is knowledge and behavior of Swallowing Drugs Controller (PMO) doesn’t have relationship with drug compliances of Pulmonary TB patients in RS Paru Sidawangi Cirebon.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save