Home
Login.
Artikelilmiahs
11026
Update
UTIYA NUR LAILI
NIM
Judul Artikel
Hubungan Asupan Triptofan dengan Kualita Tidur pada Mahasiswi Jurusan Kedokteran Umum Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang: Kualitas tidur yang buruk 51% dialami usia 19-29 tahun. Triptofan yang dimetabolisme menjadi melatonin akan mempengaruhi sistem pemicu tidur di hipotalamus tempat regulasi fungsi sirkadian. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara asupan triptofan dengan kualitas tidur pada Mahasiswi Jurusan Kedokteran Umum Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman. Metode: Studi observasional analitik cross sectional ini dilakukan pada 44 Mahasiswi Jurusan Kedokteran Umum FK UNSOED angkatan 2011-2014. Jumlah asupan triptofan dinilai menggunakan kuesioner food record 4x24 jam. Pengukuran kualitas tidur menggunakan kuesioner PSQI. Uji normalitas data menggunakan uji Saphiro-wilk. Analisis univariat menggunakan tabel distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji korelasi Pearson. Hasil: Rerata asupan triptofan adalah 260 mg/hari dan rerata kualitas tidur menggunakan skor PSQI adalah 6. Tidak terdapat hubungan asupan triptofan dan kualitas tidur pada Mahasiswi Jurusan Kedokteran Umum Fakultas Kedokteran UNSOED (p=0,398). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan asupan triptofan dan kualitas tidur pada Mahasiswi Jurusan Kedokteran Umum Fakultas Kedokteran UNSOED.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Bad sleep quality occurs about 51% of age 19-29. Tryptophan will be metabolized into melatonin influence cause of sleep system in hypothalamus as the regulation function of circadian rhythms. Aim: To analyze the correlation between tryptophan consumption and quality of sleep to the female students of Public Medical Majors, Faculty of Medical, Jenderal Soedriman University. Method: This analytic observational cross sectional study is conducted to 44 female medical students year 2011-2014. The number of tryptophan consumption is counted by using food record 4x24 hours. Sleep quality measurement is done by using questionnaire PSQI. Normality test used Saphiro-wilk. Univariat analysis uses frequency distribution table and bivariat analysis used Pearson correlation. Result: The average of tryptophan consumption to female medical students is 260 mg/day and the average of sleep quality using PSQI score is 6. There is no significant correlation between tryptophan consumption and quality of sleep to the female medical students, faculty of medicine, Jenderal Soedirman University (p=0,398). Conclusion: There is no correlation between tryptophan consumption and quality of sleep to the female medical students, faculty of medicine, Jenderal Soedirman University.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save