Home
Login.
Artikelilmiahs
11012
Update
NOVITA SARI MURTI
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN TOTAL DISSOLVED SOLID, NITRAT, DAN ORTOFOSFAT DENGAN STRUKTUR KOMUNITAS MIKROFITOBENTHOS DI SUNGAI BANJARAN, BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Sungai Banjaran merupakan salah satu sungai yang berada di Kabupaten Banyumas yang kualitasnya dipengaruhi oleh limbah dari pertanian, industri, dan pemukiman dapat. Aliran air permukaan serta pembuangan limbah sampah dari aktifitas manusia akan meningkatkan polutan yang masuk ke sungai. Total Dissolved Solid merupakan senyawa-senyawa terlarut yang dapat mempengaruhi kualitas sungai apabila konsentrasinya melebihi ambang batas sehingga dapat menjadi polutan perairan. Senyawa-senyawa terlarut seperti nitrat dan fosfat dapat mempengaruhi pertumbuhan yaitu mikrofitobenthos Mikrofitobenthos adalah alga mikroskopik tumbuhan yang menempel pada substrat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsentrasi TDS, NO3, PO4, struktur komunitas mikrofitobenthos, dan hubungan konsentrasi TDS, NO3, PO4 dengan kelimpahan mikrofitobenthos di Sungai Banjaran. Hasil penelitian yang diperoleh konsentrasi TDS, NO3, PO4 dan faktor fisika kimia lainnya masih dalam kondisi yang baik untuk mendukung pertumbuhan mikrofitobenthos yaitu berkisar antara TDS 111,65-198,83 mg.l-1; NO3 5,50-7,27 mg.l-1; dan PO4 0,52 -0,65 mg.l-1. Struktur komunitas yang diperoleh di Sungai Banjaran terdiri dari 21 jenis Chlorophyta, 17 jenis Chrysophyta, dan 2 jenis Cyanophyta. Tingkat komunitas mikrofitobenthos Sungai Banjaran keanekaragamannya sedang (H=1,42-1,74), dan tidak ada jenis mikrofitobenthos yang mendominasi (C= 0,30-0,39), individu antar jenis tidak tersebar secara merata di setiap stasiun (E= 0,20-0,25) dan dengan tingkat kesamaan berkisar antara 58-81%. Hubungan antara TDS dengan kelimpahan mikrofitobenthos menunjukkan hubungan sedang/cukup berarti (r=0,53) dengan persamaan regresi Y= -2977,79 + 71,13 (TDS). Hubungan antara Nitrat dan Ortofosfat yang terkandung dalam TDS dengan mikrofitobenthos menunjukkan hubungan yang rendah (r=0,342)/tidak terlalu berpengaruh terhadap pertumbuhan mikrofitobenthos di Sungai Banjaran.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Banjaran river is one of rivers which are in Banyumas that affect by human activities such as agriculture, industry, and settlement. The run off and waste disposal from it will increase pollutants. Total Dissolved Solid is dissolved compound that affect river quality if concentration above the threshold level so it can be pollutant water. Nutrient in dissolved compounds are nitrat and phosphat that will influence grow of mikrofitobenthos. Mikrofitobenthos is plant microscopic algae which attached in substrate. The aims are study TDS, NO3, PO4 concentration, mikrofitobenthos community structure, and relation between TDS, NO3, PO4 concentration with mikrofitobenthos abundance in Banjaran river. The results are TDS, NO3, PO4 concentration and the physic and chemical factor still good to waters and the ranged are TDS 111,65-198,83 mg.l-1; NO3 5,50-7,27 mg.l-1; dan PO4 0,52 -0,65 mg.l-1. There are 21 species Chlorophyta, 17 species Chrysophyta, and 2 species Cyanophyta. Community Banjaran river have medium diversity (H=1,42-1,74), and there are not dominant species (C=0,30-0,39), individual is not distributed evenly (E=0,20-0,25) and similarity level is 58-81%. Medium relation between TDS concentration with mikrofitobenthos (r= 0,53) with the regression equation Y= -2977,79 +71,13(TDS), and the concentration of nitrate and ortophosphate with abundance mikrofitobenthos have low relation (r= 0,342).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save