Home
Login.
Artikelilmiahs
10895
Update
IWAN ISKANDAR
NIM
Judul Artikel
EKONOMI POLITIK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PELABUHAN DI WILAYAH KEPULAUAN KABUPATEN NATUNA KEPULAUAN RIAU
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini membahas tentang ekonomi politik pembangunan di wilayah kepulauan kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan mendeskripsikan serta menjelaskan tentang pembangunan infrastruktur pelabuhan di wilayahan kepulauan kabupaten Natuna, Kepulauan Riau dan menjelaskan interaksi antara aktor serta pihak mana saja yang diuntungkan dan dirugikan dalam pembangunan infrastruktur pelabuhan di wilayah kepulauan kabupaten Natuna Kepulauan Riau. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendukungnya studi kasus. Berdasarkan hasil penelitian pembangunan infrastruktur pelabuhan dalam pelaksanaannya masih kurang maksimal dan lambat. Aktor-aktor yang terkait langsung dalam pembuatan kebijakan pembangunan infrastruktur pelabuhan masih terfokus pada pemerintah daerah atau media massa dan lembaga swadaya masyarakat masih kurang dilibatkan dalam perumusan kebijakan. Dalam hal pembangunan infrastruktur pelabuhan pihak yang diuntungkan adalah pegawai pemerintah daerah dan oknum DPRD yang mendapatkan keuntungan dari pembangunan yang disahkan dan secara tidak langsung memiliki andil dalam pelaksanaan proyekan pembangunan infrastruktur pelabuhan. Adapun pihak yang dirugikan adalah masyrakat dan pihak swasta karena dengan keterlambatan pembangunan infrastruktur pelabuhan akan berdampak pada terganggunya roda perekonomian atau proses jual beli hasil bumi dan laut ataupun barang-barang kebutuhan masyarakat yang masuk ke Kabupaten Natuna terhambat. Oleh karena itu dalam pembangunan infrastruktur pelabuhan diperlukan rencana anggaran yang jelas, adanya komunikasi dan interaksi antar pihak yang terlibat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study discusses the political economy of development in Natuna archipelago district , Riau Islands. The purpose of this research is to understand and describe and explain the development of port infrastructure in the district Natuna archipelago, Riau Islands and explain the interaction between multiple actors and whichever side advantaged and disadvantaged in the development of port infrastructure in the district Natuna archipelago Riau Islands. The method used is qualitative method with supporting case studies . Based on the research results in the implementation of port infrastructure development is still less than the maximum and slow. Actors that are directly related to policy development of port infrastructure is still focused on local government or the mass media and non-governmental society still less involved in policy formulation. In terms of port infrastructure development the beneficiaries are local governments and legislators who benefit from the development of validated and indirectly have contributed to the implementation of port infrastructure development project either . The injured party is society and the private sector due to the delay in the construction of port infrastructure will be disruption to the economy or the process of buying and selling crops and marine or public goods that enter into Natuna hampered. Therefore, the development of port infrastructure required a clear budget plan , communication and interaction between the parties involved .
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save