Home
Login.
Artikelilmiahs
10881
Update
DIMAS TRI WIDIATMOKO
NIM
Judul Artikel
ANALISIS DEBIT BANJIR DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) KLAWING DENGAN METODE HIDROGRAF SATUAN SINTESIS (HSS) ITB (Studi Kasus Bendung Slinga)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Sungai Klawing merupakan salah satu sungai di Kabupaten Purbalingga yang sering terjdi banjir pada musim penghujan, sehingga diperlukannya analisis debit banjir pada DAS Klawing. Metode hidrograf satuan sintetis adalah metode yang sangat populer digunakan dan memainkan peranan penting dalam banyak perencanaan di bidang sumberdaya air khususnya dalam analisis debit banjir DAS . Oleh karena itu, metode ini berguna untuk mensimulasikan aliran dari DAS tidak terukur dan daerah DAS yang tidak terukur. Metode ini sangat sederhana, karena hanya membutuhkan data data karakteristik DAS seperti luas DAS dan panjang sungai dan dalam beberapa kasus dapat juga mencakup karakteristik lahan. Perhitungan debit banjir merupakan hasil dari perhitungan hujan efektif menggunakan metode SCS dan analisis frekuensi. Debit banjir menggunakan metode analisis frekuensi memiliki debit puncak yang bervariasi sesuai kala ulang yang direncanakan, dan dipergunakan untuk suatu perencanaan yang ekonomis. Metode analisis frekuensi pada penelitian ini berdasarkan data hujan harian 10 tahun terakhir (2004-2013). Hasil dari penelitian ini adalah HSS ITB dengan time lag metode Snyder/Standar lebih cocok digunakan pada daerah aliran sungai Dari hasil analisis perhitungan debit banjir rencana menggunakan Hidrograf satuan sintetis (HSS) ITB-1 diperoleh debit puncak sebesar 9,384 m³/s dengan time lag sebesar 8,5 jam sedangkan untuk ITB-2 diperoleh debit puncak sebesar 11,786 m³/s dengan time lag sebesar 8,5 jam. Kata kunci: Klawing, debit banjir, Hidrograf Satuan Sintetis, HSS ITB-1, HSS ITB-2, daerah aliran sungai. ABSTRAK Sungai Klawing merupakan salah satu sungai di Kabupaten Purbalingga yang sering terjdi banjir pada musim penghujan, sehingga diperlukannya analisis debit banjir pada DAS Klawing. Metode hidrograf satuan sintetis adalah metode yang sangat populer digunakan dan memainkan peranan penting dalam banyak perencanaan di bidang sumberdaya air khususnya dalam analisis debit banjir DAS . Oleh karena itu, metode ini berguna untuk mensimulasikan aliran dari DAS tidak terukur dan daerah DAS yang tidak terukur. Metode ini sangat sederhana, karena hanya membutuhkan data data karakteristik DAS seperti luas DAS dan panjang sungai dan dalam beberapa kasus dapat juga mencakup karakteristik lahan. Perhitungan debit banjir merupakan hasil dari perhitungan hujan efektif menggunakan metode SCS dan analisis frekuensi. Debit banjir menggunakan metode analisis frekuensi memiliki debit puncak yang bervariasi sesuai kala ulang yang direncanakan, dan dipergunakan untuk suatu perencanaan yang ekonomis. Metode analisis frekuensi pada penelitian ini berdasarkan data hujan harian 10 tahun terakhir (2004-2013). Hasil dari penelitian ini adalah HSS ITB dengan time lag metode Snyder/Standar lebih cocok digunakan pada daerah aliran sungai Dari hasil analisis perhitungan debit banjir rencana menggunakan Hidrograf satuan sintetis (HSS) ITB-1 diperoleh debit puncak sebesar 9,384 m³/s dengan time lag sebesar 8,5 jam sedangkan untuk ITB-2 diperoleh debit puncak sebesar 11,786 m³/s dengan time lag sebesar 8,5 jam. Kata kunci: Klawing, debit banjir, Hidrograf Satuan Sintetis, HSS ITB-1, HSS ITB-2, daerah aliran sungai.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Klawing river is a river in purbalingga flood often occur in the rainy season. So, it is necessary to analyze the flood discharge. Synthetic unit hydrograph methods are popular and play an important role in many water resources design especially in the analysis of flood discharge of ungagged watersheds. These methods are simple, requiring only watershed characteristics such as area and river length and in some cases it may also include land use characteristics. Therefore, these methods serve as useful tools to stimulate runoff from ungagged watersheds and watersheds undergoing land use change. The calculation of flood discharge is the result of the calculation of effective rainfall using SCS method and frequency analysis. This method is very simple because it only requires characteristics of the watershed. Flood discharge using frequency analysis has peak discharge that varies according to the planned return period and used for an economic planning. Frequency analysis method in this analysis is based on daily rainfall data last 10 years ago (2004-2013) . The result of this study are HSS ITB with a time lag Snyder is more suitable for use in the watershed of the results of the analysis of flood discharge plan obtained using synthetic unit hydrograph peak discharge of 9,384 m³/s with time lag of 8,5 hours, while for ITB-2 obtained peak discharge of 11,786 m³/s with a time lag of 8 hours. Keywords : Klawing, Flood hidrograf, Synthetic Unit Hydrograph (SUH), ITB-1 SUH and ITB-2 SUH, flood hidrograf,watershed.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save