Home
Login.
Artikelilmiahs
10699
Update
MEY DWI NUR AIDA
NIM
Judul Artikel
KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK PADA BERBAGAI BANGSA SAPI YANG DIBERI PAKAN JERAMI PADI AMONIASI DAN KONSENTRAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Pada Berbagai Bangsa Sapi Lokal Yang Diberi Pakan Jerami Amoniasi dan Konsentrat. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 6 Oktober 2013 sampai 30 Januari 2014 di Desa Datar Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh bangsa sapi terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik yang diberi pakan jerami amoniasi dan konsentrat. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah empat bangsa sapi lokal yang terdiri atas sapi persilangan, Sapi Madura, Sapi Bali dan Sapi Peranakan Ongole (PO)berjumlah 16 ekor (masing-masing 4 ekor) dengan bobot badan 230-280 kg. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu : P1 = SapiCrossing, P2 = Sapi Madura, P3 = Sapi Bali, P4 = Sapi PO. Setiap perlakuan diulang 4 kali.Peubah yang diamati adalah kecernaan bahan kering dan bahan organik menggunakan metode koleksi total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecernaan bahan kering dipengaruhi (P<0.01) oleh bangsa sapi, akan tetapi kecernaan bahan organik tidak dipengaruhi (P<0.05) oleh bangsa sapi. Uji BNJ menunjukkan sapi Bali mempunyai kecernaan bahan kering lebih tinggi (P<0.01) dari sapi Crossing akan tetapi sama dengan sapi Madura dansapi PO. Sapi PO juga tidak berbeda nyata (P<0.05) dengan sapi Crossing. Pada kecernaan bahan organik nilai analisis dicapai oleh sapi Madura, diikuti oleh sapi Bali, sapi PO dan sapi Crossing.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Digestibility of Dry Matter and Organic MatterIn Various Local Cattle fed ammoniated straw and Concentrate. The study was conducted term October 6, 2013 until January 30, 2014 in the village of Data District of Banyumas. The purpose of this study was to determine the influence of the cows on digestibility of dry matter and organic matter of fed concentrates and type of ammoniated. The materials used in this study were a four breeds of local cattle namely Madura, Bali Cattle andPeranakanOngole (PO) Beef catle totaled of 16 individuals (each experimental unit crusiated 4 heads) with body weights of 230-280 kg. The method used was experiment,using completely randomized design (CRD) with four treatments, ie: P1 = Cattle Cross, P2 = Madura Cattle, Bali Cattle P3, P4 = PO Cattle. Each treatment was replicated 4 times. Variables measured were dry matter and organic matter digestibilitie using the total collection method.The results showed that dry matter digestibility was influenced (P <0.01) by the breeds of cattle, but organic matter digestibility was not affected (P >0.05) by the breeds of cattle. HSD test showed Bali cattle had higher dry matter digestibility (P <0.01) than Cattle Cross but equal to PO and Madura cattle. PO Cattle also was not significantly different (P >0.05) toCross Cattle. The organic matter digestibility value analysis was achieved by Madura cattle, followed by Bali cattle, beef and beef cattle PO and Cross cattle.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save