Home
Login.
Artikelilmiahs
10655
Update
DWIE DYANINGSIH
NIM
Judul Artikel
Deteksi MHC I Alpha, MHC I Alpha, dan Deskripsi Perkembangan Gejala Klinis Pada Induk Ikan Nila Merah (Oreochromis sp) Yang Diinjeksi Bakteri Streptococcus agalactiae
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peluang gen Major Histocompatibility Complex (MHC) I Alpha dan MHC II Alpha sebagai marka molekuler induk ikan nila merah (Oreochromis sp) tahan Streptococcus agalactiae dan bagaimana gejala klinis penyakit tersebut. Penelitian ini dilakukan di Balai Penelitian Pemuliaan Ikan (BPPI) Sukamandi, Subang, Jawa Barat. Ikan diinjeksi dengan 1,5 mL suspensi bakteri dan sebagai kontrol sejumlah ikan diinjeksi dengan 1,5 mL PBS. Setelah diinjeksi ikan dipelihara selama 15 hari dan diberi pakan secara at satiation 3 kali sehari. Deteksi gen dilakukan pada ikan hidup, sekarat dan mati. Gejala klinis dan kematian ikan diamati setiap hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa MHC I Alpha dan II Alpha dapat dideteksi baik pada induk hidup, sekarat, dan mati. Hal ini menunjukkan bahwa gen MHC I Alpha dan MHC II Alpha yang dideteksi dengan PCR belum dapat digunakan sebagai marka molekuler. Ikan terinfeksi menunjukkan gejala klinis yang spesifik meliputi clear operculum, dan C Shape. Infeksi Streptococcus dalam penelitian ini mengakibatkan mortalitas sebesar 100% dan rerata waktu kematian pada hari ke 5.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aimed to determine possible use of Major Histocompatibility Complex (MHC) I Alpha and II Alpha as molecular marker of resistant red tilapia (Oreochromis sp) against Streptococcus agalactiae and how the clinical symptoms of the disease. This research was conducted at the Balai Penelitian Pemuliaan Ikan (BPPI) Sukamandi, Subang, West Java. Groups of male and female fish were infected with 1.5 ml of bacterial suspension and other groups of fish were infected with 1.5 ml of PBS as control. After treatment fish was maintained for 15 days and fed at satiation three times per day. MHC I Alpha and MHC II Alpha were detected from life, moribund and dead fish, and clinical symptoms and mortality were daily observed. Result showed that two immune related genes were detected in life, moribund or dead fish. That indicated the genes detection using PCR could not be used as molecular marker. Specific symptoms of Streptococcus were observed including clear operculum and C Shape. The bacterial infection induced 100% of mortality and 5 days of mean time to death.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save