Home
Login.
Artikelilmiahs
10572
Update
YAYA RUQOYYAH
NIM
Judul Artikel
KEMEMPANAN EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) DALAM MENGENDALIKAN ULAT KROP KUBIS (Crocidolomia pavonana F.)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemempanan ekstrak daun pepaya terhadap mortalitas, peletakkan telur, penetasan telur, penghambatan makan dan pertumbuhan Crocidolomia pavonana. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto dari bulan Maret sampai Oktober 2014. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap, 11 perlakuan dengan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diuji terdiri atas kontrol dan 10 taraf konsentrasi ekstrak daun pepaya, yaitu 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90% dan 100%. Variabel yang diamati adalah mortalitas larva C. pavonana, jumlah telur yang diletakkan, jumlah telur yang menetas, penghambatan aktivitas makan, lama stadia larva, jumlah pupa yang terbentuk dan jumlah imago yang muncul. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji F taraf kesalahan 5% dan apabila berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf ketelitian 95%. Nilai LC50 diperoleh dengan analisis probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai LC50 ekstrak daun pepaya pada C. pavonana adalah 39,70%, ekstrak daun pepaya efektif untuk mengendalikan C. pavonana pada konsentrasi 90% menimbulkan mortalitas sebesar 83,3% larva uji, mampu menekan peletakkan telur sebanyak 79,10% pada konsentrasi 50%, menekan penetasan telur sebanyak 81,94% pada konsentrasi 90%, dapat menekan aktivitas penghambatan makan 80,83% pada konsentrasi 60%. Ekstrak daun pepaya dapat menekan jumlah pupa yang terbentuk sebesar 90,00% pada konsentrasi 80% dan jumlah imago yang muncul hanya 30,00% pada konsentrasi 50%. Akan tetapi, ekstrak daun pepaya tidak berpengaruh nyata terhadap lama stadia larva.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aims were to know efficacy of extract of papaya leaves to the larval mortality, eggs laying, eggs hatching, antifeedant activities and the growth of Crocidolomia pavonana. This research was conducted at the Laboratory of Plants Protection Faculty of Agriculture of Jenderal Soedirman University Purwokerto from March to October 2014. The design used completely randomized with 11 treatments and 3 replications. The treatments were control and 10 different concentrations of extract of papaya leaves, there were 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90% and 100%. The observed variables were the mortality of Crocidolomia pavonana larvae, the amount of eggs laying, the amount of hatching eggs, the antifeedant activity,the length of larvae stadium, the number of its cocoon, and the number of imago. Data were analyzed by using ANOVA of variance with 95% degrees of reliability and continued by LSD on 95% degrees reliability. The LC50 value was counted by using probit test. The results showed that LC50 value of extract of papaya leaves on C.pavonana was 39,70%. The extract was effective in controlling C.pavonana on 90% concentration level and caused 83,3% mortality of larvae test. It also suppressed the egg laying by 79,10% on 50% concentration and also suppreessed the egg hatching by 81,94% on 90% concentration. The antifeedant activity was 80,83% on 60% concentration. The cocoon were also suppressed by 90,00% on 80% concentration. The amount of the imago was only 30.00 % on 50% concentration. However, the extract it self did not affect the length of stadia of the larvae.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save