Home
Login.
Artikelilmiahs
10559
Update
IKHSAN JUSUF MARDHIANTO
NIM
Judul Artikel
STRATEGI PEMENANGAN JOKO WIDODO DAN BASUKI TJAHAJA PURNAMA DALAM PILKADA DKI JAKARTA TAHUN 2012 DI JAKARTA BARAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tentang strategi yang dipakai oleh tim sukses pasangan calon Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Ahok) pada saat Pilkada DKI 2012 dan juga melihat strategi yang dipakai untuk menghadapi isu SARA yang berkembang di masyarakat Jakarta Barat. Tim sukses Jokowi saat kampanye di Jakarta Barat melakukan cara marketing politik yang sesuai dengan teori sembilan element marketing politik milik Adman Nursal. Salah satu marketing politik yang paling berpengaruh dan dilakukan oleh tim sukses Jokowi dan Ahok adalah dengan memanfaatkan unsur media massa (Pull Marketing) sebagai sarana pembangun opini masyarakat terhadap Jokowi dan Ahok. Delapan elemen lainnya sangat terbantu dengan media massa salah satunya adalah elemen person (figure) yang dapat mengangkat opini masyarkat tentang sosok Jokowi dan Ahok. Kemudian strategi yang dipakai tim sukses menghadapi isu SARA adalah tidak melakukan apa-apa karena isu SARA itu sendiri menjadi sebuah senjata makan tuan bagi pasangan Foke-Nara. Isu SARA tidak dapat berkembang karena kondisi sosial masyarakat Jakarta Barat sudah menjadi sebuah masyarakat multicultural yang toleran dan dapat berbaur dengan antar etnis.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purpose of this research are to know what strategy that Jokowi and Ahok’s campaign team used to win the election in West Jakarta and also to know what strategy used to face SARA issue that grows in West Jakarta population. When Jokowi’s campaign team in Jakarta Barat, they used political marketing that similar with Adman Nursal’s nine element of political marketing teory. One of nine marketing element that very important and used by campaign team is mass media as mass opinion reconstruction. One out 8 of 9 elements really helped by mass media is Person element that raises mass opinion about Jokowi and Ahok. Strategy that used by campaign team to face SARA issue is doing nothing because SARA issue became ‘a gun that shot his master’ for Foke Nara. SARA issue can’t grow up because West Jakarta social condition had become a multiculturalism society that very tolerant society and mix with other ethnic.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save