Home
Login.
Artikelilmiahs
10554
Update
AGUSTINA DEWI SEKAR ARUM
NIM
Judul Artikel
Kekuatan Pembuktian Keterangan Ahli Forensik Tentang Tindak Pidana Pornografi Dalam Kasus Ariel (Tinjauan Yuridis No : 1401/Pid.B/2010/PN.Bdg)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Skripsi dengan judul Kekuatan Pembuktian Keterangan Ahli Forensik Tentang Tindak Pidana Pornografi Dalam Kasus Ariel (Tinjauan Yuridis No : 1401/Pid.B/2010/PN.Bdg), dilatarbelakangi Masalah pornografi masih menjadi perdebatan yang belum selesai dikalangan masyarakat. Tayangan-tayangan televisi yang banyak menampilkan tubuh perempuan, atau majalah-majalah dan tabloid dianggap sebagai salah satu kondisi dimana telah terjadi peredaran pornografi yang akan merusak moralitas generasi bangsa. Permasalahan pornografi berhubungan erat dengan norma susila yang terdapat didalam masyarakat. Penelitian ini akan menguraikan kekuatan pembuktian keterangan ahli forensik tentang tindak pidana pornografi dalam kasus ariel. Metode penelitian yang digunakan adalah Yuridis normatif dengan pendekatan yang digunakan yaitu Pendekatan Perundang-Undangan dan Analitis. Hasil yang diperoleh bahwa diperlukannya keterangan ahli forensik dalam Putusan No. 1401 / Pid.B / 2010 / PN.Bdg. adalah untuk membuat jelas atau terang perkara tindak pidana pornografi dalam kasus ariel, untuk menguatkan alat bukti yang diajukan di dalam persidangan, apalagi terdakwa dan saksi korban tidak mengakui akan adanya video tersebut, untuk menguatkan dalam pembuktian mengenai kesamaan bentuk wajah dan bentuk badan. Kekuatan alat bukti keterangan ahli forensik dalam pembuktian tindak pidana pornografi pada Putusan No. 1401 / Pid.B / 2010 / PN.Bdg. dilakukan dibawah sumpah dan disampaikan di muka persidangan, berdasarkan ketentuan Pasal 186 KUHAP telah mempunyai nilai pembuktian sehingga menjadi salah satu alat bukti sebagaimana dimaksud dalam Pasal 184 ayat (1) huruf b KUHAP.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Thesis with the title Strength of Evidence Description Crime Forensic Experts About Pornography In Case of Ariel (Judicial Review No: 1401 / Pid.B / 2010 / PN.Bdg), motivated pornography problem is still unfinished debate among the public. Shows a lot of television featuring the female body, or magazines and tabloids regarded as one of the conditions in which there has been a circulation of pornography that would undermine the morality of the nation's generation. The problem of pornography is closely linked with moral norms contained in the society. This study will describe the strength of evidence forensic expert testimony about the crime of pornography in the case ariel. The method used is a normative juridical approach applied that approach Legislation and Analytical. The results obtained that the need for forensic expert testimony in Decision No. 1401 / Pid.B / 2010 / PN.Bdg. is to make clear or bright pornography criminal assault in the case of ariel, to strengthen the evidence presented in court, let alone the accused and the witnesses did not recognize the existence of the video, to strengthen in the proof of the similarity shape of the face and body shape. The strength of the expert testimony of forensic evidence in proving the crime of pornography on Decision No. 1401 / Pid.B / 2010 / PN.Bdg. made under oath and presented in court, pursuant to Article 186 Criminal Procedure Code does have probative value to be one of the evidence referred to in Article 184 paragraph (1) letter b Criminal Code.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save