Home
Login.
Artikelilmiahs
10481
Update
PUJO RAHARDIANTO
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEPATUHAN PENATALAKSANAAN DM PADA PASIEN DM DI WILAYAH PUSKESMAS PURWOKERTO SELATAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
LatarBelakang: DiabetesMellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang dapat mempengaruhi seluruh kehidupan penderitanya. Untuk mencegah terjadinya risiko komplikasi maka penderita DM harus mematuhi aturan hidup sehat yang disampaikan petugas kesehatan. Ketidakpatuhan terhadap pengobatan atau terapi dapat meningkatkan risiko berkembangnya masalah kesehatan atau dapat memperpanjang maupun memperburuk penyakit yang dialami. Selain itu, ketidakpatuhan dalam penatalaksanaan dipengaruhi oleh faktor situasional yang lalu seperti stres. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kepatuhan penatalaksanaan DM pada pasien DM di Wilayah Puskesmas Purwokerto Selatan Tahun 2014. MetodePenelitian:Penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan study korelasi, dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah purposive sampling, sampel penelitian ini adalah seluruh penderita DM pada saat dilakukan penelitian di Wilayah Puskesmas Purwokerto Selatan tahun 2014 sebanyak 50 responden. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan analisa Chi-Square. Hasil Penelitian: Didapatkan tingkat stres pada pasien DM sebagian besar adalah tidak distress sebanyak 27 responden (54%), kepatuhan penatalaksanaan DM pada pasien DM adalah patuh dan tidak patuh masing-masing sebanyak 25 responden (50%)dan ada hubungan antara tingkat stres dengan kepatuhan penatalaksanaan DM pada pasien DM di Wilayah Puskesmas Purwokerto Selatan Tahun 2014 dengan nilai p value< α (0,011 < 0,05). Kesimpulan:Ada hubungan antara tingkat stres dengan kepatuhan penatalaksanaan DM pada pasien DM di Wilayah Puskesmas Purwokerto Selatan Tahun 2014.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background:DM is a chronic disease that can affect the whole life of the sufferer. To prevent the occurrence of the risk of complications of the patients with DM have to abide by the rules of healthy living presented health workers. Non-compliance to treatment or therapy can increase the risk of the development of a health problem or disease worsen and can extend that. In addition, non-compliance in treatment is affected by factors such as past circumstantial stress. Purpose of the research: This research is to know the relationship between stress level and compliance management DM on DM patients in Wilayah PuskesmasPurwokerto Selatan year 2014. Research Method: This research is a survey research with a study of correlation analytic, with cross sectional approach. The sample used was purposive sampling, the sample of this research is the entire people with DM at the time carried out research in Wilayah PuskesmasPurwokerto Selatan year 2014as many as 50 respondents. Data analysis using univariate analysis and bivariat with Chi-Square analysis. Results: The research results obtained on the patient's stress level DM most is not distress as many as 27 respondents (54%), compliance management DM on DM patients was wayward and disobedient each of as many as 25 respondents (50%) and there is a relationship between stress level and compliance management DM on DM patients in the region South of Purwokerto of clinics by 2014 with the highest p value < α (0,011 < 0.05). Conslusion: There is a relationship between stress level and compliance management DM on DM patients in Wilayah PuskesmasPurwokerto Selatan year 2014.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save