Home
Login.
Artikelilmiahs
10466
Update
YANUAR ANJAR NUGRAHA
NIM
Judul Artikel
UJI PERFORMANSI TUNGKU TRADISIONAL IMPROVED BERBAHAN BAKAR SEKAM PADI DAN SERBUK KAYU LABAN DI DESA SIKAPAT KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Dalam proses produksi, penggunaan tungku dan jenis bahan bakar bertujuan untuk mempercepat proses produksi yang ada. Penggunaan tungku yang ada dimaksudkan mempercepat proses produksi gula, namun pada pengamatan di lokasi, tungku yang digunakan saat proses produksi banyak menimbulkan masalah seperti proses produksi gula lama dan gula menjadi kotor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu penyalaan awal, konsumsi bahan bakar dan mengetahui efisiensi tungku. Penelitian ini menggunakan 2 bahan bakar yaitu serbuk kayu laban dan sekam padi dengan kadar air masing-masing yaitu 11,15% dan 10,05%. Hasil penelitian tungku tradisional improved berbahan bakar serbuk laban untuk penyalaan awal memiliki rata-rata 38,87 detik, pembakaran 25 kg bahan bakar sampai habis memerlukan waktu 4 jam 30 menit, air yang digunakan sebanyak 50 liter, air yang teruapkan 28,8 liter. Percobaan penyalaan awal tungku dengan bahan bakar sekam padi memiliki waktu rat-rata 42,66 detik, pembakaran 25 kg bahan bakar sampai habis memerlukan waktu 3 jam 50 menit, air yang digunakan sebanyak 50 liter, air yang teruapkan sebanyak 23,4 liter. Nilai efisiensi pembakaran tungku tradisional improved berbahan bakar serbuk kayu laban yaitu 14,5% dan untuk sekam padi sebesar 10,66%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
During the production process , the use of a furnace and type of fuel aims to speed up the production process. The use of a furnace that there are intended accelerate the sugar production process, but on the observations in those locations a furnace used during the production process generated a lot of problems issues such as spent long time to production sugar and sugar into dirty. The purpose of this research are to know the ignition time, consumption of fuels and efficiency. This research used 2 fuel that is sawdust of laban and rice husk with each other wet base water content value 11.15% and 10.05%. The result of experiment improved traditional furnace with sawdust of laban igniting time is 38,87 seconds, the time of burning fuel 25 kg is 4 hour 30 minute for cooked 50 kg water which 28.8 kg of water to be aqueous vapor, and the efficiency value is 14,5%. The experiment with fuel of rice husk the igniting time 42,66 seconds, the time or burning fuel 25 kg is 3 hour 50 minute for cooked 50 kg water which 23.4 kg 0f water to be aqueous vapor, and the efficiency value is 10.66%
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save