Home
Login.
Artikelilmiahs
10427
Update
TRISNA WULANDARI
NIM
Judul Artikel
PATOGENITAS BAKTERI Pseudomonas fluorescens TERHADAP ULAT Crocidolomia pavonana F. PADA KUBIS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Bakteri Pseudomonas fluorescens (Pf) merupakan bakteri antagonis yang umum digunakan untuk pengendalian patogen penyebab penyakit tanaman. Bakteri tersebut diduga dapat membunuh serangga hama. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas bakteri Pseudomonas fluorescens (Pf) terhadap larva Crocidolomia pavonana, menguji tingkat penekanan Pf terhadap aktivitas makan dan ukuran pupa serangga tersebut. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian, Unsoed, pada bulan Juli sampai Oktober 2014. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan perlakuan dua strain bakteri Pf (P60 dan P32), kontrol dan insektisida profenofos. Konsentrasi Pf yang digunakan 1 mL/100mL, 5 mL/100mL, dan 10 mL/100mL. Percobaan diulang 5 kali. Hasil penelitian menunjukkan, Pseudomonas fluorescens merupakan bakteri antagonis yang dapat digunakan untuk pengendalian ulat Crocidolomia pavonana pada tanaman kubis secara hayati, karena efektif mematikan larva C. pavonana sebesar 92% (strain P60) dan 82% (strain P32), menurunkan tingkat konsumsi larva sebesar 75,64 persen (kontrol 38,60 g dan perlakuan 9,40 g), dan menurunkan panjang pupa sebesar 10,82 persen (kontrol 1,57 cm g dan perlakuan 1,40 cm) dan bobot pupa sebesar 76,58 persen (kontrol 0,316 g dan perlakuan 0,074 g).
Abtrak (Bhs. Inggris)
Pseudomonas fluorescens (Pf) is antagonist microorganism that commonly used in controlling plant pathogen. This bacterium was suspected be able to kill insect pest. The purposes of research were to 1) examine effectiveness of Pseudomonas fluorescens (Pf) in killing larvae of Crocidolomia. pavonana, 2) examine the inhibition of Pf to feeding activity of larvae C. pavonana, and pupal weight and length. The research was conducted at Plant Protection Laboratory Faculty of Agriculture Unsoed, in July until October 2014. Experimental design used Completely Random Design. The treatment consisted of two strain Pf (P60 and P32), control and insecticide propenophos. Concentration of Pf was 1 ml/100 ml, 5 ml/100 ml, and 10 ml/100 ml. The trial was replicated 5 times. The results showed Pseudomonas fluorescens is antagonistic bacterium that may be used to control caterpillars Crocidolomia pavonana on cabbage crop, as effective lethal larvae of C. pavonana was 92 percent (strain P60) and 82 percent (strain P32), reduce consumption rate 75.64 percent (control 38.60 g and treatment 9.40 g) and lower pupal length of 10.82 percent (control 1.57 cm g and treatment 1.40 cm) and pupal weight of 76.58 percent (control 0.316 g and treatment 0.074 g).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save