Home
Login.
Artikelilmiahs
10416
Update
INDRA PRATAMA
NIM
Judul Artikel
ANALISIS DINAMIKA GARIS PANTAI DI LAGUNA SEGARA ANAKAN BAGIAN BARAT KABUPATEN CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Sungai Citanduy merupakan sungai yang bermuara di Laguna Segara Anakan, Sungai Citanduy memiliki debit dan sedimen yang tinggi. Sedimen yang diendapkan di Laguna Segara Anakan Sebanyak 75% berasal dari Sungai Citanduy dan 25% berasal dari sungai lainya. Sedimentasi yang terjadi mempengaruhi perubahan garis pantai. Faktor alam yang diduga mempengaruhi perubahan garis pantai adalah pasang surut, arus dan karakter sedimen yang membentuk massa daratan. Untuk mengetahui perubahan garis pantai dianalisis secara multi temporal menggunakan Citra Satelit Seri Landsat (sensor TM) tahun 1994 dan (sensor ETM+) tahun 2001 dan 2012. Pengukuran arus dilakukan dengan menggunakan metode langrangian sederhana. Data pasang surut didapat dari software TideCom 2050. Pengambilan sampel sedimen dilakukan dengan core sampler. Hasil dari analisis adalah perubahan garis pantai yang mengarah ke dalam (abrasi) sebesar 0 m/tahun. Perubahan garis pantai yang mengarah keluar (akresi) sebesar 14,66 m/tahun. Karakteristik sedimen di area yang langsung berhadapan dengan laut berupa pasir, sedangkan yang berada di muara berupa lumpur. Arus yang terjadi di Segara Anakan dipengaruhi Pasang surut air. Arus pada saat surut lebih besar dibanding pada saat pasang menyebabkan perubahan pola garis pantai dan mempengaruhi karakteristik sedimen di area perubahanya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Citanduy River flows at the end into Segara Anakan Lagoon, transporting high content of sediment with high water volume. Most (75%) of sediment in Segara Anakan Lagoon come from Citanduy River, and 25% run from other rivers. Sedimentation could change shoreline. Environmental factors influencing shoreline could be tidal, current, and characteristics of sediment that in turns form land mass. The shoreline changes were multi temporally analyzed using Landsat TM 1994, Landsat ETM 2001, and Landsat ETM 2012 imageries. The water current was accessed with simple langrangian method. The tide was obtained from TideCom 2050 software. Sediment samples were collected by core sampler. Results showed that shoreline changes to the land-ward (abrasion) were 0 m/year, and the shoreline changes to the water-ward (accresion) were 14.66 m/year. The sediment characteristics directly onto the sea were sand; otherwise the sediments in estuary were silt. Current at low tide was stronger than at high tide causing changes of shoreline pattern and affecting sediment characteristics in those areas.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save