Home
Login.
Artikelilmiahs
10413
Update
RIZA REVINA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PEMBERIAN MIDAZOLAM PADA PASIEN SECTIO CAESAREA DENGAN ANESTESI SPINAL TERHADAP KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RUMAH SAKIT PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Sectio caesarea didefinisikan sebagai kelahiran janin melalui sayatan pada dinding abdomen (laparotomi) dan dinding uterus (histerektomi). Anestesi spinal merupakan teknik anestesi yang sering digunakan pada pasien sectio caesarea. Midazolam adalah premedikasi intravena yang sangat bermanfaat bagi wanita hamil dalam persiapan untuk prosedur medis dan pembedahan pada anestesi spinal pasien sectio caesarea. Namun, premedikasi midazolam untuk pasien sectio caesarea masih kontroversi karena ditakutkan terjadinya depresi nafas neonatus atau asfiksia neonatorum. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh midazolam pada anestesi spinal pasien sectio caesarea terhadap kejadian asfiksia neonatorum di Rumah Sakit Prof. DR. Margono Soekarjo Purwokerto. Metode : Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan kasus-kontrol dengan jumlah 60 sampel. Data diambil dari rekam medis pasien. Uji statistik yang digunakan untuk mengetahui pengaruh pemberian midazolam pada pasien sectio caesarea dengan anestesi spinal terhadap kejadian asfiksia neonatorum menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil : Berdasarkan analisis data bivariat kriteria data harus memenuhi untuk dilakukannya uji Mann Whitney. Hasil yang ditemukan menunjukan tidak adanya hubungan yang signifikan antara pemberian midazolam pasien sectio caesarea dengan anestesi spinal terhadap kejadian asfiksia neonatorum baik pada menit ke 1, 5, 10 (CI 95 %, p = 0,442 , p = 0,557 , p = 0,317). Kesimpulan : Tidak adanya pengaruh yang signifikan antara pasien yang mendapatkan premedikasi midazolam maupun tidak mendapatkan premedikasi midazolam pada pasien sectio caesarea dengan anestesi spinal terhadap kejadian asfiksia neonatorum di Rumah Sakit Prof. DR. Margono Soekarjo Purwokerto.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : Sectio caesarean is defined as birth of fetal through an incision on abdominal wall (laparotomy) and uterine wall (hysterotomy). Spinal anesthesia is an anesthetic technique which often used in sectio caesarean patient. Midazolam is an intravenous premedication which is very helpful for pregnant women in medical procedure and surgery preparation (sectio caesarean patient) with spinal anesthesia. However, the midazolam premedication for sectio caesarean patient still controversial because the probability in causing neonates respiratory depression or known as neonatal asphyxia. Objective : To find out the effect of midazolam in sectio caesarean patient with spinal anesthesia toward the incidence of neonatal asphyxia in Prof. DR. Margono Soekarjo Hospital, Purwokerto. Method : An analytic abservational with case control approach, with the number of sampel is 60. Data was taken from patient medical records. The statistical test which is used is Mann Whitney. Results : Based on the bivariate data analysis, the data should fulfill the criteria of Mann Whitney. The results show there are no significant relationship between the administration of midazolam in sectio caesarean patient with spinal anesthesia toward the incidence of neonatal asphyxia in the first, fifth or tenth minutes (CI 95 %, p = 0,442 , p = 0,557 , p = 0,317). Conclusions : There are no effect between the patient which is using midazolam premedication nor the patient which not using midazolam as premedication in sectio caesarean patient with spinal anesthesia toward the incidence of neonatal asphyxia in Prof. DR. Margono Soekarjo Hospital, Purwokerto.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save