Home
Login.
Artikelilmiahs
10393
Update
SUGIARTO NUGROHO
NIM
Judul Artikel
POLITIK PELAYANAN PUBLIK : STUDI PENATAAN REKLAME SEBAGAI SUMBER PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeksripsikan bagaimana kesemrautan penataan reklame yang terjadi di Kabupaten Banyumas. Kemudian penelitian ini bertujuan untuk memahami siapakah aktor yang diuntungkan dan dirugikan dalam politik pelayanan publik penataan reklame. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus, hasil penelitian tersebut mengungkapkan munculnya kesemrautan penataan reklame diakibatkan oleh lemahnya regulasi kebijakan Pemerintah Kabupaten Banyumas yaitu Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2011. Dalam Perda tersebut, belum terdapat pengaturan mengenai penyelenggaraan reklame yang meliputi tempat dan ukuran. Selain itu, terdapat praktek rente yang terjadi karena adanya pemberian pelayanan istimewa dari birokrat kepada pengusaha. Kepemimpinan antar lintas sektoral satuan kesatuan perangkat daerah menjadi perhatian khusus dalam penyelenggaraan reklame dikarenakan munculnya egoisentrisme yang menyebabkan tidak berjalan kordinasi antar lintas sektoral satuan kerja perangkat daerah. Hal tersebut banyak dikeluhkan oleh pihak pemerintah maupun pengusaha. Menanggapi problematika tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyumas melakukan inisiasi dengan menetapkan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2014 mengenai penyelenggaraan reklame. Dampak dari kesemrautan reklame membuat Pemerintah Kabupaten Banyumas sebagai pihak yang dirugikan karena banyaknya jumlah reklame illegal yang tidak bisa masuk ke dalam pendapatan asli daerah. Sedangkan swasta menjadi pihak yang diuntungkan dalam keuntungan komersialisasi melalui reklame.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purpose of this study is to describe irregularity the ads happened in the district of Banyumas. Therefore this study aims to understand the one who gets successful and unsuccessful in political public service advertisement. By using qualitative method and case study approach, the results of the research that the efforts of, there are lack of organization advertisement arrangement and it is caused by the lack of regulation by Banyumas government policy namely local regulation number 1 year 2011. In that regulation, there is no arrangement in advertisements implementation. In addition, there are practice of rente who due to the special service delivery from the bureaucracy to entrepreneurs. Leadership cross cutting between a unit of the unity of local facilities is of special attention in the provision of advertisement because o the emergence of egoisentrisme which causes an coordinates between walking cross cutting of regional taskforce. This was many complained by the government parties and entrepreneurs. Responding to the problems governments initiation Banyumas do with establishing regional regulation number 7 on implementation of advertising in 2014. Impack of irregularity ads make governments Banyumas as parties suffer losses due the large amounts o illegal advertisement cannot enter into local revenue. While the benefits in private profit commercialization through advertising.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save