Home
Login.
Artikelilmiahs
10305
Update
ABDUL HAKIM, S.Hut
NIM
Judul Artikel
ANALISIS POTENSI KERAGAMAN HAYATI UNTUK KONSERVASI MELALUI EKOWISATA DI KAWASAN HUTAN LINDUNG GUNUNG TILU KABUPATEN KUNINGAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kawasan Hutan Lindung Gunung Tilu merupakan salah satu Kawasan Hutan alam yang berada di Kabupaten Kuningan Propinsi Jawa Barat dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Brebes Propinsi Jawa Tengah. Keanekaragaman vegetasi pada Kawasan Hutan Gunung Tilu merupakan sumber daya alam yang perlu di jaga kelestarian dan hilangnya habitat pada kawasan tersebut. Untuk memelihara jenis vegetasi pada kawasan hutan Gunung Tilu perlu dilakukan suatu konsep dasar agar tetap hutan lestari sebagai dari perlindungan yaitu memanfaatkan hutan tanpa harus mengeksplorasi secara berlebihan tetapi memanfaatkan agar tetap terjaga dengan cara menjadikan kawasan tersebut daerah ekowisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi keragaman hayati di kawasan hutan Gunung Tilu untuk dikonservasi melalui ekowisata dan merumuskan strategi yang tepat dalam pengembangan ekowisata di kawasan hutan Gunung Tilu. Data yang dikumpulkan berupa potensi keberadaan jenis-jenis flora dan potensi pendukung ekowisata di Gunung Tilu. Metode pengumpulan vegetasi yaitu melalui metode garis berpetak kemudian dianalisis melalui Index Nilai Penting (INP) sedangkan untuk merumuskan strategi pengembangan ekowisata digunakan analisis SWOT. Hasil penelitian potensi keragaman hayati di kawasan Hutan Gunung Tilu, ditemukan 171 jenis tanaman, tergolong ke dalam 58 suku. Suku yang paling banyak dijumpai pada tipe habitat ini berasal dari suku Moraceae dengan jumlah 17 jenis, Euphorbiaceae 16 jenis dan Lauraceae 12 jenis. Keragaman tertinggi pada tingkat pohon Blok pasir ipis H’ 2.035, pada tingkat tiang Blok Datar muncang H’ 2.044, pada tingkat pancang Blok Pasir ipis H’ 1.880, pada tingkat semai Blok Palasah H’ 1908, sehingga nilai H’ (Index Shanon Wiener) tersebut mencerminkan jumlah dan kekayaan jenis. Hasil inventarisasi di 4 blok ditemukan 7 jenis pohon terancam punah yaitu kiganggaong (P. arborea), Pasang (Litthocarpus indikus), Pulai (Alstonia scholaris), Saninten (Castanopsis argentea), Tanglar (Aglaia elliptica), Kiburahol (Setelechorpus burahol). Keanekaragaman jenis flora ini menjadi potensi untuk dikembangkannya ekowisata di kawasan hutan Gunung Tilu. Keterlibatan masyarakat lokal terhadap Kawasan Gunung Tilu akan sangat berperan penting untuk menjaga kelestarian alam dan akan mempengaruhi kesejahteraan masyarakat sehingga secara ekonomi akan meningkat. Strategi konservasi untuk menjaga kelestarian keragaman hayati perlu adanya kerjasama antara pihak pengelola dengan berbagai stekholder pihak terkait, akademisi dan element masyarakat sehingga terwujud suatu kelestarian yang mensejahterakan masyarakat sekitar hutan. Strategi konservasi di dukung oleh keberadaan external maupun internal antara potenisi keragaman hayati dan elemen masyarakat untuk menjadikan suatu keberadaan ekologi tetap terjaga.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The Protected Forest of Gunung Tilu area is one of natural forest area which is in Kuningan regency, West Java Province and it is bordered directly with Brebes Regency, Central Java Province. For maintaining many of flora in Gunung Tilu, it needs one concept to take benefit from the forest wisely without exploiting widely, otherwise to take benefit from the forest and it is kept by making it become ecotourism forest area. This study aims to identify the potential of biodiversity in forest areas for conservation of Gunung Tilu through ecotourism and formulate appropriate strategies in the development of ecotourism in the forest area of Gunung Tilu. The results of the research potential of biodiversity in the area of Gunung Tilu Forest, found 171 species of plants, belonging to the 58 families. Conservation strategies to preserve biodiversity need for cooperation between the manager with various stekholder stakeholders, academics and community element to realize a preservation of the welfare of forest communities. Conservation strategy is supported by the presence of external and internal between potenisi biodiversity and social elements to make an ecological existence is maintained.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save