Home
Login.
Artikelilmiahs
10281
Update
AGUS MAHANDI, S.Pd
NIM
Judul Artikel
PEMEROLEHAN BAHASA KEDUA PADA BURUH MIGRAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Cara-cara memperoleh bahasa kedua adalah ikhtiar yang dilakukan seseorang untuk memperoleh kemampuan dan ketrampilan mendengar, berbicara, membaca, dan menulis bahasa asing, hal ini juga dilakukan para buruh migran yang bekerja di luar negeri yang menunjukkan kemahirannya berbahasa kedua meskipun pada awalnya kurang bisa. Fenomena ini menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara-cara yang dilakukan para buruh migran dalam memperoleh kemampuan dan ketrampilan mendengar, berbicara, membaca, dan menulis dalam bahasa kedua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif tipe focused interviews dengan menggunakan teknik individual depth interviews dimana data-data diperoleh dengan wawancara mendalam dari beberapa informan yang dilakukan di kabupaten Pemalang, Teknik menentukan informan menggunakan non probability sampling jenis sampling incidental dan sampling purposive. Data dianalisis menggunakan analisis Miles dan Huberman. Hasil Penelitian menunjukkan cara-cara para informan memperoleh bahasa kedua sejalan dengan pendapat Oxford, namun ada temuan baru yang tidak termasuk operasional kategori Oxford yaitu: menghindari pemakaian bahasa ibu, berbaur dengan native speaker, menggunakan media elektronik, dan menggunakan layanan internet dalam memperoleh kemampuan dan ketrampilan bahasa kedua. Berdasarkan hasil penelitian, maka disarankan bagi para buruh migran , calon buruh migran yang dalam proses atau yang belum memperoleh bahasa kedua, para peminat pembelajar bahasa kedua baik formal atau informal untuk mencoba cara-cara diatas dalam memperoleh kemampuan dan ketrampilan bahasa kedua.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The ways of acquiring second language is the efforts done by someone in acquiring the competence and the performance of ability in listening, reading, speaking, and writing in the target language. These efforts are also conducted by migrant workers who show their abilities in using second language. This phenomenon interests the researcher to conduct a research since the migrant workers are lack of mastering the target language when they went to abroad for the beginning. The aim of this research is to analyze the migrant workers’ ways in acquiring the competence and performance in listening, speaking, reading, and writing in the target language. This is a qualitative focused interviews research that using individual depth interviews technique in collecting data. The data is collected by interviewing the informants deeply. The research is mainly conducted in Pemalang, Central Java-Indonesia. This research implements incidental sampling and purposive sampling. The data is analyzed by Miles and Huberman Analyses. The results are the informants implement both Oxford theories and Non Oxford theories. Non Oxford theories are as follows: Avoiding mother tongue, mingling around with native speaker, using electronics media, using internet in acquiring the competence and performance in second language. It is suggested to the informants in this research, another migrant workers who are still in the process of acquiring the second language, Second language learners in formal and non formal education to try implementing those ways in acquiring the competence and performance in second language.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save