Home
Login.
Artikelilmiahs
10263
Update
RIZKI AKBAR FAOZI
NIM
Judul Artikel
Hubungan antara Persepsi Mahasiswa tentang Kualitas Fasilitator dengan Partisipasi Mahasiswa dalam Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di Jurusan Keperawatan
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang: Problem Based Learning (PBL) merupakan metode pembelajaran dalam pola Student Centered Learning (SCL). PBL dibangun atas empat prinsip pembelajaran, pembelajaran konstruktif, mandiri, kontekstual dan kolaboratif. Mahasiswa dalam kegiatan PBL diharapkan berpartisipasi aktif untuk mencapai keempat prinsip tersebut. Fasilitator sebagai elemen penting dalam PBL memiliki peran menstimulasi mahasiswa untuk melaksanakan pembelajaran. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara persepsi mahasiswa terhadap kualitas fasilitator dengan partisipasi mahasiswa di Jurusan Keperawatan Universitas Jenderal Soedirman dalam metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Metode Penelitian: Jenis penelitian adalah kuantitatif non-eksperimental dengan desain analitik korelasi dan menggunakan pendekatan Cross sectional. Pengambilan sampel dengan cara total sampling dengan responden 160 mahasiswa. Penilaian kualitas fasilitator menggunakan kuesioner penilaian kinerja fasilitator yang dimodifikasi dari Dolmans et al. Sementara itu, penilaian partisipasi mahasiswa menggunkan kuisioner yang diambil dari indikator-indikator penilaian pelaksanaan PBL yang dibuat oleh Romauli et al. Analisa data univariat dan bivariat. Analisa bivariat menggunakan Spearman Rank. Hasil Penelitian: Hasil penelitian univariat mayoritas mahasiswa mempersepsikan kualitas fasilitator berada pada kategori sedang dengan 127 responden (79,4%) begitu juga untuk partisipasi mahasiswa mayoritas mahasiswa berada pada kategori sedang dengan 120 responden (75,0%). Sementara itu, hasil penelitian menggunakan Spearman Rank menunjukan koefisien korelasi (r = 0,379) dan nilai signifikansi p = 0,000. Hasil tersebut menunjukan adanya hubungan yang bermakna antara kualitas fasilitator dengan partisipasi mahasiswa. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kualitas fasilitator dengan partisipasi mahasiswa dalam PBL.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Problem-Based Learning (PBL) is one of the learning methods in Student-Centered Learning activity. This learning method is constructed on four teaching principles, which are constructive, independent, contextual, and collaborative learnings. In PBL activity, students should actively participate to attain these four principles; and facilitators, as the important element of PBL, should encourage the students during the PBL activity. Purpose: To examine the correlation between student’s perception of facilitators’ quality and participation in problem-based learning Method: This is a non-experimental quantitative research using correlational design and cross sectional approach. A total of 160 students were participated in the study. The quality of the facilitators’ stimulation is evaluated using facilitators’ performance questionnaire which is modified from of Dolmans et al and the students’ participation is evaluated using questionnaire adapted from assessment indicators of PBL implementation by Romauli et al. The data was analysed using univariat and bivariat (Spearman Rank) statistical method. Result: Majority of student (79.4%) perceived that facilitators had a moderate quality of stimulation. Majority of student (75%) were on moderate level of participation in PBL. Spearman Rank test demonstrate a significant correlation correlation between facilitator’s quality and students’ participation (r=0,379; p=0,000). Conclusion: Between the Students perception of facilitators’ quality correlated to students’ participation in PBL.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save