Home
Login.
Artikelilmiahs
10258
Update
MUHAMMAD IBRAHIM HERAWAN
NIM
Judul Artikel
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN SICK BUILDING SYNDROME (SBS) PADA PEGAWAI KANTOR PUSAT PERUSAHAAN ALAT BERAT PT X DI CIKARANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pembangunan gedung-gedung lebih kearah vertikal dan mengedepankan ventilasi buatan. Faktor kualitas udara didalam ruangan dengan ventilasi buatan bisa memicu berbagai macam masalah kesehatan. Salah satunya adalah Sick Building Syndrome. Menjadi penting untuk diperhatikan karena bisa menurunkan produktivitas kerja bahkan menimbulkan angka absensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubugan dengan kejadian Sick Building Syndrome (SBS) pada pegawai di kantor pusat perusahaan alat berat PT X di Cikarang, yang terdiri dari variabel temperatur, kelembaban, kecepatan aliran udara, pencahayaan, kandungan NO2, SO2, CO, debu dan mikroorganisme diudara, jenis kelamin, perilaku merokok, dan beban psikologis. Dengan menggunakan desain penelitian potong lintang yang dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2014. Responden penelitian berjumlah 67 responden karyawan PT. X dan hasil diolah dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian pada α=5% menunjukkan, tidak ada hubungan secara signifikan dari variabel yang diteliti dengan kejadian SBS di PT X. Pengelola gedung disarankan untuk menambahkan ventilasi guna sirkulasi udara, juga perawatan penyejuk ruangan dan lampu selalu dalam kondisi yang optimal
Abtrak (Bhs. Inggris)
Building construction is moving toward vertical and putting artificial ventilation in the first place. Factor such as air quality in a room with artificial ventilation could lead to various kinds of health problems. One of them is Sick Building Syndrome. It is important to be noted because it could decrease the productivity of the employees and increase the absent number. The research was aimed to determine the factors-related incidence of Sick Building Syndrome (SBS) on employees at main office of heavy equipment manufacture PT X in Cikarang, which consists of temperature, humidity, air velocity, lighting, content of NO2, SO2, CO, dust and microorganisms in the air, sex, smoking behavior, and the psychological load as variabels, and this research used cross sectional study design conducted in June-August 2014. This study used 67 respondent that work in Main Office and was analyzed by regression logistic. The result on α=5% showed no significant association between the variabels were studied with the incidence of SBS in PT X. The building management is suggested to add ventilation for air circulation, as well as air conditioning and lighting treatments are needed to be always in optimal condition.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save