Home
Login.
Artikelilmiahs
10218
Update
MATRIANA ANJAR SAPUTRA
NIM
Judul Artikel
RANCANG BANGUN INFANT INCUBATOR DENGAN SISTEM PENGENDALI SUHU DAN KELEMBABAN BERBASIS FUZZY MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ATMEGA16
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Infant incubator adalah alat yang digunakan untuk mempertahankan kehangatan bayi yang baru lahir sehingga mampu beradaptasi dengan lingkungan luar. Perancangan infant incubator ini bertujuan untuk mengendalikan suhu ruang inkubator agar menyerupai kondisi suhu di dalam rahim ibu, yaitu berkisar antara 34ºC sampai 37ºC. Pada perancangan ini juga dilakukan pengendalian kelembaban di dalam ruang inkubator dengan kisaran antara 50% sampai 80%. Pengendalian suhu dan kelembaban tersebut dapat dilakukan secara otomatis dengan menggunakan mikrokontroler ATMega16. Sensor DHT 11 digunakan untuk membaca suhu dan kelembaban pada ruang inkubator. Pada aktuator, digunakan pemanas (heater) yang mempunyai daya 300 watt pada pengendalian suhu, sedangkan pada pengendalian kelembaban digunakan sebuah motor DC untuk mengatur uap air yang keluar dari tangki air menuju ruang inkubator. Infant incubator ini juga dilengkapi dengan indikator berat badan bayi ketika berat bayi sudah mencapai berat ideal, yaitu 2,5 kg. Indikator alarm ketika terjadi kegagalan sistem (error). Serta indikator peringatan ketika level air pada tangki air hampir habis. Sistem kontrol yang digunakan dalam pengendalian suhu dan kelembaban adalah sistem fuzzy dengan metode tsukamoto. Keuntungan dari penggunaan sistem fuzzy dalam pembuatan inkubator adalah sistem akan menjadi lebih stabil, ini terlihat pada respon dari keluaran yang dihasilkan dan juga ketahanan sistem terhadap gangguan. Nilai persentase kesalahan pada pengaturan suhu inkubator di bawah 10% selama pengaturan suhu beroperasi. Rata-rata persentase kesalahan pada pengujian set suhu 34oC adalah 0,84%, dan pada pengujian set suhu 37oC adalah 2,26%. Dengan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai keadaan stabil pada pengujian set suhu 34oC selama 12 menit 30 detik, sedangkan pada pengujian set suhu 37oC selama 12 menit. Sehingga pengaturan suhu pada inkubator ini dapat dikatakan berhasil, karena nilai persentase kesalahan dibawah 10 %, serta response time yang didapatkan cukup cepat mencapai keadaan stabil.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Infant incubator is a tool that is used to maintain the warmth of a newborn baby that is able to adapt to the external environment . Design infant incubator aims to control the temperature of the incubator space to resemble the temperature conditions in the mother's womb , which ranges from 34ºC to 37ºC . In this design also to control the humidity in the incubator chamber with a range between 50 % to 80 % . Temperature and humidity control can be done automatically by using microcontroller ATmega16 . DHT sensor 11 is used to read the temperature and humidity in the incubator chamber . At the actuator , used heater ( heater ) which has the power of 300 watts at a temperature control , while the humidity control is used a DC motor to adjust the water vapor out of the water tank to the incubator space . Infant incubator is also equipped with a weight indicator baby when the baby weight has reached the ideal weight of 2.5 kg . Alarm indicator when a system failure ( error ) . As well as a warning indicator when the water level in the water tank is running low . The control system used in the control of temperature and humidity is a fuzzy system with Tsukamoto method . The advantage of using fuzzy system in the manufacture of the incubator is going to be a more stable system , is seen in the response of output produced and system robustness against interference. The value percentage error in the incubator temperature setting below 10% during operating temperature settings. The average percentage of errors in the test set temperature of 34oC was 0.84%, and the testing sets of 37 ° C is 2.26%. By the time required to reach steady state in the test set temperature 34oC for 12 minutes 30 seconds, while the test set 37 ° C for 12 minutes. So that the temperature setting on the incubator can be said to be successful, because the value of the error percentage below 10%, and the response time is obtained fairly quickly reach steady state.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save